Awak Kapal Kembang Sepasang Tewas Kecelakaan di Laut

Senin, 9 Juni 2014 | 22:16 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

REMBANG, MataAirRadio.net – Satu orang awak Kapal Motor Nelayan Kembang Sepasang I bernama Sunardi (25), warga Dusun Ngampo Desa Sridadi Kecamatan Rembang dilaporkan tewas setelah mengalami kecelakaan di laut, Senin (9/6) pagi.

Informasi yang diterima pihak keluarga korban menyebutkan bahwa Sunardi terpeleset sehingga terjatuh dan tenggelam sebelum kemudian tewas, meski sempat tertolong. Korban yang masih lajang ini diketahui belum genap seminggu melaut.

Kepala Desa Sridadi Edi Purwanto membenarkan kabar meninggalnya salah satu warga RT 2 RW 3 itu. Saat ini, keluarga sedang menunggu kepulangan jenazah Sunardi. Apakah nanti divisum terlebih dulu atau langsung diterimakan ke pihak keluarga, Edi menunggu petunjuk saja.

Komandan Pos TNI Angkatan Laut Rembang Letda Hartono mengatakan, Sunardi dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan melaut via saluran radio pos pada Senin (9/6) pagi atau beberapa saat setelah kejadian.

Dari hasil kontak dengan pihak nahkoda kapal, korban sempat ditolong oleh awak kapal lainnya setelah tercebur ke laut. Setelah bisa meraih tubuh korban dan berhasil mengangkatnya kembali ke kapal, nyawa Sunardi tak tertolong.

Berdasarkan pantauan terakhir, kapal yang membawa jenazah korban sudah dalam perjalanan melewati Pulau Bawean. Jenazah paling telat tiba Selasa (10/6) dini hari. Pihak TNI Angkatan Laut menganggap perlu visum terhadap jenazah korban sebelum diserahkan ke keluarga.

Letda Hartono menekankan, setiap awak kapal perlu memastikan perangkat keselamatan diri ketika melaut. Rompi apung wajib dikenakan oleh setiap anak buah kapal, guna mengantisipasi tenggelam jika terpeleset jatuh ke laut.

Setiap kapal juga diharapkan mengecek selalu perangkat komunikasi radionya. Kelayakan perangkat komunikasi memungkinkan nahkoda atau awak kapal bisa secara cepat menginformasikan kecelakaan atau kejadian di laut. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan