Atna dan Ibrahim Mendaftar Cabup-Cawabup Lewat PKB

Selasa, 14 April 2015 | 16:56 WIB
Atna Tukiman

Atna Tukiman didampingi Sugeng Ibrahim ketika mendaftar sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati dari Partai Kebangkitan Bangsa di Kantor DPC PKB, Selasa (14/4/2015) siang. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Bos Koperasi Bina Raharja Atna Tukiman akhirnya benar mendaftar maju sebagai calon Bupati Rembang dari PKB. Selasa (14/4/2015) siang sekitar pukul 11.15 WIB, Atna datang mendaftar di Kantor DPC PKB di bilangan Jalan Gatot Subroto Rembang.

Namun Atna tidak datang sendirian. Dia didampingi Ketua DPC Partai Nasdem Sugeng Ibrahim yang juga mendaftarkan diri maju lewat PKB sebagai calon wakil bupati. Sejumlah pengurus Partai Nasdem juga tampak menyaksikan pendaftaran keduanya.

Atna mengaku serius maju sebagai bakal calon bupati dari PKB. Dia sudah merasa cocok, apalagi ada kemungkinan berkoalisi dengan Partai Nasdem. Bagi Atna, PKB sudah seperti keluarga dan rumah sendiri. Apalagi kedua partai sudah berada dalam bingkai Koalisi Indonesia Hebat.

“(Alasan maju) agar Rembang lebih baik dari yang sekarang. Agar tidak ketinggalan dengan daerah lain. (Alasan mendaftar dari PKB) karena sudah seperti rumah dan keluarga sendiri. (Ada koalisi antara PKB dengan Nasdem) Siap. Bisa seperti Koalisi Indonesia Hebat. Saya serius maju,” ungkapnya.

Sugeng Ibrahim menambahkan, pilihan mendaftar lewat PKB karena partainya hanya punya tiga kursi. Jika ditambah PKB yang enam kursi, maka sudah bisa mengusung calon Bupati sendiri karena syaratnya memang sembilan kursi.

Selain alasan itu, secara politis menurut Ibrahim, PKB menjadi salah satu partai penentu di setiap Pilkada. Pilkada 2000 contohnya, meski gagal, sikap PKB dinanti partai lain. Demikian juga Pilkada 2005. Keputusan PKB yang mengalah dengan kursi wakil bupati, berujung kemenangan.

Pada Pilkada 2010 kemarin, meski akhirnya pun kalah, PKB pun menjadi penentu dalam pertarungan. Ibrahim mengaku tidak melirik ke PPP dan Demokrat meski kedua partai tersebut menyatakan terbuka diajak berkoalisi. Dia menegaskan, Atna maju lewat PKB karena mengincar kursi Bupati.

“Saya pikir (Nasdem) lebih baik fokus ke PKB. (Pengaruh dengan fraksi PDIP-Nasdem di DPRD) Tidak ada pengaruhnya. (Kalau ditawari oleh PPP untuk kursi wakil bupati) Opsi kita tetap Bupati. Wakil Bupati itu bukan opsi,” tegas Ibrahim.

Dengan pendaftaran Atna Tukiman, sudah tiga orang yang mendaftar untuk maju calon bupati lewat PKB. Minggu 12 April kemarin, Harno dan Yaqut Cholil Qoumas sudah lebih dahulu mendaftar. Sementara Abdul Hafidz, juga dikabarkan menyusul mendaftar lewat PKB, Rabu (15/4/2015) ini.

Menurut Ketua DPC PKB Rembang Sumarsono Sugeng, setiap nama yang masuk akan disaring. Penyaringan dilakukan dengan melibatkan pengurus anak cabang. Hasilnya akan dikirimkan ke DPP PKB untuk diputuskan. Nama Yaqut Cholil Qoumas tidak akan serta merta dijamin lolos, meski yang bersangkutan adalah mantan Ketua DPC PKB.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan