Asyik Menonton Televisi, Motor Pramusaji Kopi Diembat Pencuri

Minggu, 8 Februari 2015 | 18:47 WIB
Ilustrasi maling motor. (Foto:thumbs.dreamstime.com)

Ilustrasi maling motor. (Foto:thumbs.dreamstime.com)

 
KALIORI, mataairradio.com – Sepeda motor milik seorang pramusaji warung kopi di ruas Jalan Gajah Mada Desa Pantiharjo Kecamatan Kaliori diembat pencuri pada Sabtu (7/2/2015) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Diduga, sepeda motor jenis Honda Beat K 4760 BM itu dicuri saat korban sedang asyik menonton televisi. Korban duduk membelakangi sepeda motor yang diparkir di depan warung.

Korban bernama Nur Hidayah (20), warga Desa Jukung Kecamatan Bulu.

Tidak banyak warga mendengar kejadian pencurian ini. Namun Miftah, salah seorang warga Pantiharjo menyebut, jalanan Pantura Rembang, rawan kasus pencurian.

“Kami berharap polisi menggiatkan patroli keliling rutin untuk menekan potensi tindak kejahatan. Bukan malah lebih banyak patroli di daerah tambang,” katanya.

Hingga Minggu (8/2/2015) pagi, Kapolsek Kaliori AKP Sunarmin mengaku belum menerima laporan kasus pencurian sepeda motor di depan warung kopi milik Muhammad Sutiyono tersebut.

Pihaknya berjanji menyelidikinya begitu sudah menerima pengaduan.

Menurutnya, dalam kurun 1,5 bulan terakhir, belum ada kasus pencurian yang dilaporkan langsung ke Polsek Kaliori.

Meski begitu, dia mengakui, jalanan Pantura Rembang rawan oleh pencurian sepeda motor, terutama yang diparkir secara sembarang.

Sunarmin berharap agar setiap pemilik kendaraan bermotor mewaspadai tindak kejahatan.

“Pemilik bisa menambahkan kunci pengaman ganda, serta parkir pada lokasi yang mudah dipantau atau diawasi,” ujarnya.

Sementara itu, sehari sebelumnya atau pada Jumat (6/2/2015) pagi, Athoillah, warga Dukuh Garang Desa Tlogomojo Kecamatan Rembang juga menjadi korban pencurian.

Sepeda motor jenis Honda Revo K 6855 BM miliknya raib dari parkiran belakang rumah.

Namun beruntungnya, sepeda motor jenis Viar model trail yang juga diparkir satu tempat dengan Revo, tidak turut dicuri.

Korban mengetahui rumahnya kebobolan, setelah mendapati pagar sebelah timur kediamannya, tidak lagi tergembok.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan