Arus Banjir Rusak Dua Jembatan di Logede

Rabu, 10 Februari 2016 | 18:12 WIB
Banjir yang menerjang jembatan di Dusun Jentir Desa Logede Kecamatan Sumber, Selasa (9/2/2016) sore. (Foto: facebook Azqiara Maida)

Banjir yang menerjang jembatan di Dusun Jentir Desa Logede Kecamatan Sumber, Selasa (9/2/2016) sore. (Foto: facebook Azqiara Maida)

 

SUMBER, mataairradio.com – Arus banjir merusak dua jembatan di Dusun Jentir Desa Logede Kecamatan Sumber, Selasa (9/2/2016) kemarin.

Banjir melanda setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat selama dua jam sejak pukul 14.30 WIB.

Dua jembatan yang rusak itu masing-masing merupakan penghubung permukiman dengan persawahan warga.

Satu jembatan runtuh, sedangkan satu jembatan lainnya tampak tidak lagi berpembatas karena ikut terbawa arus banjir.

Menurut Muslim, warga dusun setempat, banjir kali ini adalah yang pertama di musim hujan tahun ini. Air bah diketahui datang setelah para petani pulang dari sawah.

“Beberapa jam sebelum banjir, kami para petani sibuk menyedot air dari sungai untuk dialirkan ke lahan siap tanam,” terangnya kepada reporter mataairradio.

Akibat banjir yang merusak dua jembatan itu, para petani kini tampak kesulitan mengakses sawah mereka. Sapi atau traktor yang akan digunakan untuk mengolah lahan, tidak bisa melewati jembatan.

Namun karena lahan mereka sudah siap tanam, sebagian petani nekat menceburkan ternak sapi penarik bajak untuk melewati sungai yang arusnya masih deras.

Menurut Muslim, kondisi yang demikian bukan merupakan sesuatu yang mengkhawatirkan bagi petani.

Dari pantauan pada Rabu (10/2/2016) pagi, warga tampak bergotong-royong membersihkan lokasi sungai dan jembatan dari tumpukan sampah dan serasah.

“Kami berharap kepada pemerintah agar secepatnya memperbaiki jembatan yang rusak agar aktivitas petani tidak lama terganggu,” harapnya.

Sementara itu, banjir juga dilaporkan sempat memutus sementara akses warga di Desa Krikilan Kecamatan Sumber, Selasa (9/2/2016) malam.

Air meluber hingga setinggi satu meter di atas jembatan yang menghubungkan Desa Krikilan dengan Dusun Jambu desa setempat.

Terkait dampak banjir di Logede itu, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang belum memantau di lokasi.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Rembang Suharso mengakui belum terjun ke lapangan, namun telah berencana menengok dampak bencana tersebut.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan