Antisipasi Aksi Mogok Mengajar, Dindikpora Susun Strategi

Rabu, 10 Oktober 2018 | 18:58 WIB

Kepala Dindikpora Kabupaten Rembang, Mardi. (Foto dikutip dari laman murianews.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang mengantisipasi rencana aksi mogok mengajar oleh guru honorer se Kabupaten Rembang yang rencananya akan dimulai sejak 15 sampai 31 Oktober mendatang.

Sebelumnya, ancaman mogok mengajar dari guru honorer dikeluarkan oleh Forum Honorer Indonesia (FHI) Rembang, jika sampai tanggal 13 Oktober besok tuntutannya tidak dipenuhi.

Tuntutan itu, diantaranya adalah agar tenaga honorer k2 diangkat menjadi CPNS, revisi pembatasan CPNS maksimal umur 35 tahun, dan segera mendesak penyelesaikan revisi Peraturan Pemerintah (PP) tentang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Kepala Dindikpora setempat Mardi menyatakan, bahwa dengan adanya rencana tersebut jangan sapai kegiatan belajar mengajar (KBM) terhenti.

Ia menegaskan tidak ada libur bagi siswa yang gurunya ikut mogok mengajar. Untuk itu, pihaknya telah memerintahkan seluruh jajaran dibawahnya untuk mengantisipasi aksi mogok mengajar.

“Nantinya, seluruh guru yang sudah berstatus pegawai negeri akan kami minta melangsungkan kegiatan belajar mengajar di kelas, baik itu diajar secara reguler ataupun memberikan tugas kepada para siswa,” jelasnya, Rabu (10/10/2018).

Mardi khawatir akan ada komplain dari wali murid, apabila proses belajar mengajar lumpuh. Ia mengaku sangat memahami keadaan guru honorer, sehingga ia tidak melarang mereka untuk melakukan aksi mogok mengajar.

“Saya imbau supaya kepala sekolah memberikan pengertian bagi guru homorer melalui pendekatan yang bersifat persuasif dan humanis.

Kami juga akan survey dan sosialisasi kepada orang tua murid, terkait aksi mogok mengajar oleh para guru honorer,” ujarnya.

Sementara itu, Mardi menegaskan kepada para guru, supaya memperhatikan masa depan anak didik mereka, jangan sampai gara-gara aksinya banyak pihak yang dirugin.
Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan