Ansor Rembang Ajak Pemuda Waspadai Aksi Radikal

Friday, 15 January 2016 | 17:52 WIB
Belasan pengurus PC GP Ansor Rembang doa bersama KH Ahmad Mustofa Bisri di kediaman beliau di kompleks Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Rabu (25/11/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

Belasan pengurus PC GP Ansor Rembang doa bersama KH Ahmad Mustofa Bisri di kediaman beliau di kompleks Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Rabu (25/11/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Organisasi Gerakan Pemuda Ansor Cabang Rembang mengajak seluruh generasi muda di kabupaten ini untuk selalu waspada terhadap aksi radikal dan paham radikalisme.

Hal itu menyusul aksi peledakan bom dan penembakan yang menewaskan 7 orang di Jakarta, Kamis (14/1/2016) kemarin.

Ketua Pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Rembang Hanies Cholil Barro, Jumat (15/1/2016) pagi mengatakan, waspada tetap perlu, meskipun di kabupaten ini, keberagaman dan keberagamaan sudah terjalin serta terpelihara dengan baik selama ini.

“Bagaimana pun kemanusiaan harus dikedepankan ketika manusia sudah terkotak-kotak oleh suku, bangsa, dan agama,” katanya.

Gus Hanies– sapaan akrab Hanies Cholil juga mengajak seluruh anak muda, terutama generasi muda NU dan kader Ansor di Rembang, untuk tidak panik dan tidak takut atas aksi teror yang terjadi di Jalan MH Tamrin, Jakarta.

“Jangan panik dan apalagi takut. Namun seluruh kader waspada,” tandasnya.

Ditegaskannya pula bahwa Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) siap menjadi benteng Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasar pancasila, Undang-undang Dasar 1945, dan bersendi bineka tunggal ika.

“Kami meminta seluruh kader Ansor bergerak mewaspadai aksi radikal,” tegasnya.

Ia pun meminta kepada seluruh kadernya agar cepat melapor ke RT, RW, desa, atau bahkan langsung ke polisi, jika menemui gerakan mencurigakan yang menjurus pada aksi radikal.

Selain itu, seiring dengan maraknya berita yang berseliweran di lini masa dan jejaring sosial, pihaknya meminta pula agar kadernya tak mudah untuk terprovokasi.

Pihaknya percaya, Negara tidak akan kalah dengan aksi teror semacam ini, dengan menangkap dan mengadili para pelaku teror.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan