Angka Covid-19 Tinggi, Mahasiswa di Rembang Bagikan Ratusan Masker

Sabtu, 2 Januari 2021 | 19:26 WIB

Mahasiswi Universitas Terbuka (UT) KElompok Belajar (Pokjar) Rembang yang turut dalam aksi bagi-bagi alat kesehatan (Alkes) di Kawasan Pasar Lasem, pada Sabtu (2/1/2021) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

LASEM, mataairradio.com – Mahasiswa di Kabupaten Rembang melakukan aksi sosial dengan membagikan ratusan masker dan penyanitasi tangan atau hand sanitizer (HZ) kepada para pedagang di Pasar Lasem, pada Sabtu (2/1/2021) pagi.

Saat ditanya wartawan, para mahasiswa yang mengenakan atribut berupa seragam berwarna kuning itu mengaku berasal dari Universitas Terbuka (UT) Pokjar (Kelompok Belajar) Rembang.

Arinal Haqqal Yaqin Ketua Pengurus UT Pokjar Rembang menjelaskan, gerakan sosial yang pihaknya lakukan dilatar-belakangi oleh meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Rembang.

Ia menambahkan, selain itu aksi sosial bagi-bagi masker dan HZ juga untuk melatih kepedulian mahasiswa terhadap kondisi sosial masyarakat yang sedang terjadi.

“Karena melihat pandemi Covid-19 yang saat ini keadaannya meningkat di Rembang, itu langkah kami untuk ikut membantu mengatasi penyebaran Covid-19.

Selain itu juga untuk melatih kepedulian mahasiswa UT terhadap situasi pandemi Covid 19 dan memberikan sumbangsih kepada masyarakat untuk membantu mengatasi penyebaran Covid-19,” terangnya.

Ia menyebutkan, pihaknya membagikan sebanyak 300 paket alat kesehatan (Alkes) yang terdiri dari 600 buah masker dan 300 botol penyanitasi tangan. Paket alkes itu dibagikan secara acak oleh mahasiswa UT kepada para pedagang yang berjualan di Lokasi Pasar Lasem.

“Ada 600 masker dan 300 hz. Kami bagikan untuk pedagang di Pasar Lasem. Tentu kami juga menaati protokoler kesehatan, dengan pakai masker dan pelindung wajah (Face Shield).

Jumlah suka-relawan atau mahasiswa pun kami batasi hanya delapan mahasiswa, mengingat harus ‘Social Distancing’,” pungkas Arinal.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan