Anggaran Pilkada Rembang Dipangkas Rp3,6 Miliar

Minggu, 24 Mei 2015 | 17:45 WIB
Ketua KPU Rembang Minanus Suud. (Foto: Pujianto)

Ketua KPU Rembang Minanus Suud. (Foto: Pujianto)

 
REMBANG, mataairradio.com – Anggaran yang dikucurkan Pemkab Rembang kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat untuk pelaksanaan Pilkada tahun 2015 dipangkas Rp3,6 miliar. KPU awalnya mengusulkan anggaran Rp20,8 miliar, tetapi disetujui Rp17,2 miliar.

Ketua KPU Rembang Minanus Suud mengungkapkan, pemangkasan itu dilakukan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Menurutnya, beberapa item belanja yang dipangkas adalah honor Panitia Pemungutan Suara (PPS), alat peraga kampanye, dan perjalanan dinas.

“Honor PPS dikurangi Rp50.000, sehingga menjadi Rp400.000 untuk Ketua PPS dan Rp350.000 untuk anggota PPS. Pertimbangannya ialah karena tidak ada rekap suara di tingkat PPS. Lalu belanja alat peraga kampanye dikurangi dari Rp4,3 miliar menjadi kira-kira Rp2 miliar,” ungkapnya kepada mataairradio.

Anggaran Pilkada Rp17,2 miliar itu, menurut Ketua KPU, sudah cukup. Belanja untuk alat peraga kampanye bagi pasangan calon kepala daerah misalnya, KPU tidak memakai skala maksimal, tetapi tengah-tengah. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak melanggar aturan.

“Diskusi soal anggaran Pilkada, antara KPU dengan TAPD, sudah final. Nantinya, dari Rp17,2 miliar itu, Rp11 miliar di antaranya akan dicairkan segera, dengan menandatangani naskah perjanjian hibah daerah (NPHD). Sementara Rp6,2 miliar kekurangannya, akan dipenuhi lewat APBD Perubahan,” kata ia.

Menurutnya, anggaran Rp11 miliar itu sudah akan habis pada bulan November mendatang. Dia berharap, Rp6,2 miliar kekurangannya, bisa cair sebelum November. Hal itu karena KPU mesti menggunakan dana tersebut untuk pengadaan formulir dan surat suara.

“Dari keseluruhan anggaran, hampir 80 persen akan habis untuk membayar honorar penyelenggara, mulai PPK, PPS, hingga KPPS. Dana selebihnya untuk pengadaan alat peraga kampanye, serta surat suara dan formulir-formulir,” imbuhnya.

Ditegaskannya lagi, penyusunan anggaran sudah melalui serangkaian pencermatan. Dia memastikan tidak ada anggaran titipan karena penyusunan anggaran sudah dibuat dengan basis kinerja. Kini dia berharap agar DPRD memuluskan penganggaran Rp6,2 miliar, sehingga pencairannya bisa tepat waktu.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan