Alumnus Perguruan Tinggi Perlu Miliki Budaya Wirausaha

Kamis, 28 Juli 2016 | 22:09 WIB
Penyematan lencana penghargaan kepada lulusan terbaik STIE YPPI Rembang saat wisuda lulusan pada Rabu 27 Juli 2016 di Balai Kartini Rembang. (Foto: Pujianto)

Penyematan lencana penghargaan kepada lulusan terbaik STIE YPPI Rembang saat wisuda lulusan pada Rabu 27 Juli 2016 di Balai Kartini Rembang. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Alumnus perguruan tinggi perlu memiliki budaya wirausaha agar tidak terjebak pada pola pikir mesti jadi buruh atau pegawai negeri sipil setelah lepas dari bangku kuliah.

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPPI Rembang Muhammad Tahwin mengatakannya saat wisuda 195 orang sarjana dari perguruan tinggi tersebut pada Rabu 27 Juli kemarin di Balai Kartini Rembang.

“Sebagai kampus yang berbasis ilmu ekonomi di mana kita sudah mencanangkan sebagai entrepeneur college, maka sudah seharusnya alumni STIE ‘YPPI’ Rembang memiliki etos kewirausahaan,” ujarnya.

Menurutnya, spirit wirausaha ini akan melatih lulusan perguruan tingginya untuk memiliki jiwa kemandirian, etos kerja yang tinggi, kedisiplinan, pantang menyerah, dan memiliki semangat optimisme.

“Sehingga marilah kita jadikan wirausaha sebagai budaya. Jangan menganggap bisnis sebagai hidup dalam ketidakpastian, sementara menjadi pegawai negeri sipil dan karyawan lebih menjamin kepastian,” sindirnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang Noor Effendi mengatakan, Pemerintah membutuhkan tangan terampil dari para lulusan perguruan tinggi untuk membangun daerah.

“Mengingat lowongan kerja dari Pemerintah sangat minim, kami berharap kepada lulusan perguruan tinggi aga dapat berdikari dan mandiri untuk meraih masa depan yang lebih baik, sebagai wirausahawan,” ujarnya.

Ia menyebut, kondisi pendidikan tinggi di Kabupaten Rembang mengalami kemajuan signifikan dibandingkan dengan kondisi di beberapa tahun yang lalu, seiring bertambahnya perguruan tinggi.

Selain STIE YPPI Rembang, di kabupaten ini juga berdiri Akademi Komunitas Negeri Rembang, STAI Al-Anwar Sarang, dan STAI Al-Kamal Sarang yang dengan ilmunya diharapkan memacu pembangunan di daerah.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan