Alfamart Rembang Tarik Semua Produk Miras dari Seluruh Toko

Kamis, 5 Februari 2015 | 20:05 WIB
Kantor Alfamart cabang Rembang. (Foto:Pujianto)

Kantor Alfamart cabang Rembang. (Foto:Pujianto)

 
REMBANG, mataairradio.com – Alfamart Rembang mulai menarik produk minuman keras atau miras dari seluruh tokonya.

Langkah ini dilakukan seiring larangan penjualan minuman keras dengan kadar alkohol di bawah 5 persen di minimarket.

Manajer Kantor Alfamart Rembang Anang Sani mengaku segera menuntaskan penarikan produk miras dari seluruh tokonya, meski larangan dari Menteri Perdagangan tersebut, mulai berlaku 16 April mendatang.

“Pekan ini, semua Alfamart di Rembang, bakal steril dari minuman beralkohol di bawah 5 persen,” tegasnya kepada wartawan.

Dia juga mengaku, belum menerima instruksi dari pemerintah, khususnya dari Pemkab Rembang.

“Namun, kami mengambil langkah ini sebagai antisipasi yang diinstruksikan Alfamart Pusat untuk merespon peraturan menteri,” katanya.

Sebelumnya, Anggota Komisi A DPRD Rembang Puji Santoso mengingatkan Pemkab agar segera merevisi Peraturan Daerah Rembang Nomor 6 Tahun 2002 tentang Larangan, Pengawasan, dan Peredaran Miras.

“Pemkab perlu segera berkoordinasi dengan Badan Legislasi untuk menjadwalkan pembahasan,” ujarnya.

Biasanya, penjadwalan pembahasan rancangan peraturan daerah termasuk revisi perda, dilakukan pada bulan Maret atau April.

“Lantaran mendesak, revisi Perda tersebut bisa didahulukan pembahasannya, asalkan sudah masuk program legislasi daerah tahun ini,” tandasnya.

Perda Rembang Nomor 6 Tahun 2002 hanya mengatur larangan penjualan miras di atas lima persen di minimarket.

Perda ini juga hanya mengatur ancaman pidana enam bulan penjara atau denda paling banyak Rp50 juta terhadap penjualan miras di atas lima persen di minimarket, sehingga perlu disesuaikan.

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Dinperindagkop) dan UMKM Rembang Sugiyanto membenarkan, larangan terbaru tentang penjualan minuman beralkohol dengan kadar di bawah lima persen di minimarket, tidak sejalan dengan perda.

“Pada Perda Pemkab Rembang, larangan peredaran miras dengan kadar alkohol di bawah lima persen, hanya berlaku pada lokasi khusus yang berdekatan dengan tempat ibadah dan lembaga pendidikan,” bebernya.

Pihaknya perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan sejumlah pihak terkait kemungkinan Bupati segera mengeluarkan surat edaran. Apalagi, Pemkab juga belum menerima surat resmi dari Pemerintah Pusat terkait Peraturan Menteri Perdagangan tersebut.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan