Warga Purworejo Dicekam Aksi Balapan Liar

Rabu, 18 Juni 2014 | 17:42 WIB
Ilustrasi (Foto:Wahyu)

Ilustrasi (Foto:Wahyu)

KALIORI, MataAirRadio.net – Warga Desa Purworejo Kecamatan Kaliori merasa dicekam ketakutan akibat aksi balapan liar di bilangan jalan pantura setempat. Aksi ini disebut telah meresahkan warga sejak satu bulan belakangan.

Sanyoto, salah seorang warga Desa Purworejo meminta polisi bertindak. Apalagi, lahan kosong di belakang balai desa ini dipakai sebagai ajang berkumpul mereka yang akan balapan. Pemilik rumah di dekat areal itu juga tidak berani menegur, karena jumlah anak muda ini banyak.

Warga mengaku tidak tahu asal daerah dari para pebalap liar ini. Menurutnya, razia polisi sempat dilakukan. Namun mereka tidak juga jera. Bahkan ada beberapa yang lari masuk kampung untuk menghindari kejaran aparat.

Dikonfirmasi mengenai aksi balapan liar di bilangan Jalan Pantura wilayah Desa Purworejo Kecamatan Kaliori, Kasatlantas Polres Rembang AKP Raden Dian Kusumasmoro mengaku sudah mendengar informasi tersebut cukup lama.

Pihaknya pun mengklaim telah beberapa kali melakukan penertiban. Buktinya, ratusan sepeda motor tercatat pernah ditahan gara-gara aksi balapan liar. Namun aksi serupa tidak hanya terjadi di Pantura Purworejo, tetapi di kawasan lain di Kota Rembang.

Soal penindakan, Kasatlantas menyatakan akan segera melakukan penertiban lagi. Nantinya mereka yang kedapatan balapan liar akan disita sementara kendaraannya. Sepeda motor balap liar boleh diambil dengan syarat; ban, velg, dan knalpotnya dibuat kembali standar.

Untuk diketahui, sejumlah kawasan di Kota Rembang yang biasa dijadikan ajang balapan liar antara lain Jalan Lingkar Tireman, Jalan Dokter Wahidin, dan Jalan Pemuda. Beberapa kali, penertiban memang dilakukan, namun aksi balapan liar belum mereda sepenuhnya.

Umumnya, para pebalap liar beraksi di atas jam sepuluh malam. Bahkan, ada pula yang baru beraksi ketika malam telah lewat atau dini hari. Mereka mencuri kesempatan saat polisi sedang sibuk dengan pengamanan kegiatan yang lain. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan