Akses Berliku, Pantai Nyamplung Kurang Diminati

Selasa, 24 April 2018 | 21:34 WIB

Pantai Nyamplung di wilayah Desa Tritunggal Kecamatan Rembang sepi pengunjung, Selasa (24/4/2018) siang. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pantai Nyamplung di wilayah Desa Tritunggal Kecamatan Rembang sepi pengunjung.

Di antara penyebabnya, diduga kurangnya promosi. Selain itu, juga akses jalan yang sempit dan berliku.

Sepinya pengunjung Pantai Nyamplung dirasakan dampaknya oleh belasan pedagang, yang semuanya warga desa setempat.

Robiatun, salah seorang pedagang menyebutkan, dari belasan kawannya, tinggal dirinya yang buka pada Selasa (24/4/2018) pagi.

Pedagang lainnya memilih tutup karena khawatir tidak laku.

Ia menyebutkan, saat awal dibuka, Pantai Nyamplung lumayan ramai. Dalam sehari ia mampu meraup pendapatan hingga Rp2 juta. Sekarang tinggal Rp300.000-an per hari.

“Kami berharap kepada pihak yang terkait turun tangan, agar Pantai Nyamplung kembali diminati,” katanya.

Robiatun menambahkan, pengunjung yang masih datang di Nyamplung, kebanyakan limpasan dari Pantai Karangjahe.

Sebab, tidak semua pengunjung suka suasana pantai yang ramai karena terkesan kurang menikmati.

Kondisi semacam ini terjadi ketika hari Ahad atau saat libur saja.

“Kalau hari biasa ya tutup, buka hanya di hari-hari libur,” imbuhnya.

Sementara itu, pihak pengelola Pantai Nyampung belum bisa dimintai penjelasan mengenai sepinya objek wisata ini.

Saat mataairradio berkunjung ke pantai ini, yang tampak hanya aktivitas nelayan lokal. Mereka rehat sejenak dan meminum kopi. Sama sekali tidak ada wisatawan.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan