Akhirnya Bekas Pasar Pamotan Ditata dengan Rp9,8 Miliar

Kamis, 31 Mei 2018 | 15:00 WIB

Suasana di kawasan eks Pasar dan Kawedan Pamotan pada Senin 4 April 2016. Kawasan tersebut akan ditata, sehingga lapak pedagang kaki lima akan ditertibkan dan dibangun ruko di atasnya. Foto: (Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Bekas Pasar dan Kantor Kawedanan Pamotan akhirnya akan ditata dengan anggaran Rp9,829 Miliar.

Sebelumnya, Pemkab Rembang membuat pagu anggaran Rp12,038 Miliar untuk penataan kawasan tersebut pada tahun ini.

Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Rembang Agus Iwan Haswanto menyatakan sudah memfasilitasi pemilihan penyedia jasa untuk mengerjakan proyek penataan itu.

Dari 16 peserta lelang, menurutnya, penawar terendah adalah Rp9,829 miliar. Sejauh ini, ia belum menerima kabar ada sanggahan atau tidak. Masa sanggah terakhir, Rabu (30/5/2018).

“Kalau ada sanggahan, Pokja ada kesempatan 3-5 hari untuk respon,” katanya.

Agus Iwan yang merupakan Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Rembang mengaku sempat melihat gambar rencana penataan kawasan bekas Pasar dan Kawedanan Pamotan.

“Secara umum, akan ada dua blok. Blok pertama di depan Masjid Pamotan. Blok kedua, selatan masjid yang sama. Dua blok itu memuat los, kios, dan beberapa unit Ruko,” terangnya.

Ia berharap, penataan ini akan membuat kawasan itu lebih rapi. Selain itu, harapannya kontrak dan pekerjaan lapangan bisa dilakukan pada awal Juni.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Proyek Penataan Kawasan Bekas Pasar dan Kantor Kawedanan Pamotan, Achmad Widodo menyatakan, tidak ada sanggahan atas pemenang lelang.

“Tidak ada sanggahan,” katanya.

Pihaknya menetapkan PT Sari Barokah Konstruksi dari Jepara sebagai penyedia jasa pada pekerjaan tersebut dengan nilai proyek Rp9,829 miliar.

“Proyek ini memuat tujuh paket pekerjaan, yaitu Blok A, Blok B, Blok C, dan Blok D, serta pagar, gapura, dan kamar mandi sekaligus WC-nya,” terangnya.

Blok A akan berkonstruksi dua lantai dan enam kios, Blok B 18 unit kios, Blok C 65 unit kios, dan Blok D dua lantai dan 12 unit kios.

“Proyek ini ditarget selesai dalam waktu enam bulan per Juni 2018,” ujarnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan