Ingin Dirikan Akademi Komunitas, Kebumen Sambangi Rembang

Kamis, 3 April 2014 | 16:33 WIB
Direktur AKN Rembang Muthohir (paling kanan) bersama Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang Noor Effendi (tengah) saat menerima kunjungan studi banding dari Pemkab Kebumen di Ruang Sekda Rembang, Kamis (3/4) pagi. (Foto Pujianto)

Direktur AKN Rembang Muthohir (paling kanan) bersama Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang Noor Effendi (tengah) saat menerima kunjungan studi banding dari Pemkab Kebumen di Ruang Sekda Rembang, Kamis (3/4) pagi. (Foto Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Perwakilan Pemerintah Kabupaten Kebumen menyambangi Pemkab Rembang, Kamis (3/4) pagi. Mereka ingin belajar tentang proses pendirian akademi komunitas negeri atau AKN yang kini dimiliki Pemkab Rembang.

Rombongan dipimpin langsung oleh Sekda Kebumen Adi Pandoyo. Mereka diterima oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang Noor Effendi dan Koordinator AKN Rembang Mutohir di ruang rapat Sekda Rembang.

Adi Pandoyo mengatakan Pemkab Kebumen berencana mendirikan akademi komunitas negeri. Model penganggaran, tenaga pengajar, aspek teknis lainnya ingin diketahui Pemkab Kebumen dari AKN di Rembang. Hasil studi banding akan menjadi bahan kajian, apakah rencana mendirikan AKN di Kebumen akan dilanjutkan atau masih sebagai pertimbangan.

Sekda Kebumen mengungkapkan, pihaknya berencana merintis AKN pada tahun ini. Konsentrasinya di bidang perikanan dan kelautan. Namun jika rintisan itu menemui banyak kendala, maka bisa jadi rencana itu ditunda menjadi pada tahun depan.

Adi Pandoyo berharap, keberadaan AKN di Kebumen berdampak positif. Sebagaimana di Rembang, lulusan SMA/SMK di daerah itu tidak perlu lagi menimba ilmu kelautan dan perikanan di luar kota, karena sudah ada di Kebumen.

Koordinator AKN Rembang Mutohir berbagi informasi. Dia menjelaskan, untuk tahap awal, Pemkab Kebumen perlu menyusun proposal, menyiapkan lahan calon lokasi AKN, tenaga pendidik, dan anggarannya, serta model perekrutan mahasiswanya. Pemkab Kebumen perlu pula memastikan calon tenaga pengajar yang dilampiri kesediaan mereka.

Pihak Akademi Komunitas Negeri Rembang membeber pula informasi bahwa kini ada 60 mahasiswa yang terdaftar sebagai mahasiswa dan tengah menjalani semester kedua. Mereka terbagi di dua jurusan, yakni Teknologi Hasil Perikanan dan Perikanan Budidaya. Jumlah mahasiswa di masing-masing jurusan sebanyak 30 orang. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan