7.659 Pengajar Keagamaan di Rembang Akan Terima Insentif dari Gubernur

Senin, 8 April 2019 | 18:51 WIB

Undangan sosialisai kepada pengajar keagamaan di Kabupaten rembang terkait penerimaan intensif. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sebanyak 7.659 ustadz/ustadzah akan menerima insentif dari Gubernur Jawa Tengah. Mereka merupakan guru madrasah diniyyah (Madin), Ponpes dan TPQ yang telah didata oleh tim Emis Seksi PD Pontren kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang.

Kasi Pendidikan Diniyyah dan Pondok Pesantren Kankemenag setempat Tri Mulyani mengatakan tim Emis Kemenag sudah menyelesaikan pendataan guru (ustadz/ustadzah) pekan lalu. Data tersebut sudah dikirimkan ke Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah.

“Data tersebut kami entri berdasarkan berkas-berkas yang masuk ke Kemenag Rembang. Sudah clear dan sudah kami kirim ke provinsi,” ungkap Tri Mulyani.

Adapun rincian 7.659 guru tersebut yaitu sebanyak 4.729 guru Madin, 406 guru Pondok Pesantren, dan 2.560 adalah guru TPQ. Para guru ini akan mendapatkan insentif sebesar Rp 1,2 juta per tahun. menurut rencana bantuan akan diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Kita tengah menunggu jadwal dari provinsi,” tambahnya.

Insentif akan dicairkan melalui Bank Jateng cabang Rembang, sehingga penerima insentif akan diminta untuk membuka rekening di bank tersebut. Tri Mulyani berharap insentif ini akan memacu para ustadz/ustadzah untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Rembang, sebagaimana karakteristik warga Rembang yang berbasis santri.

“Bantuan ini dalam rangka mendukung sepenuhnya peningkatan kualitas pendidikan dan pendidiknya,” pungkasnya.

 

Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Mohamad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan