60 Pedagang Pasar Lasem Bakal “Diganggu” Pengerasan Jalan

Sabtu, 5 September 2015 | 16:14 WIB
Seorang pedagang di Pasar Lasem menata bawang merah yang sekarang harganya melambung tinggi. (Foto: Portal KBR)

Seorang pedagang di Pasar Lasem menata bawang merah yang sekarang harganya melambung tinggi. (Foto: Portal KBR)

 

LASEM, mataairradio.com – Sekitar 60 orang pedagang di bagian barat Pasar Lasem akan segera “diganggu” oleh aktivitas pengerasan jalan sepanjang 60-an meter yang memanjang dari utara ke selatan di kompleks setempat.

Kepala Bidang Bina Pasar pada Dinas Perindagkop dan UMKM Rembang Waras, Sabtu (5/9/2015) pagi mengungkapkan, pengerasan jalan akan dilakukan dengan pembetonan. Proyek ini melengkapi penataan 28 kios dan tiga los pada tahun 2014.

“Kami belum bisa pastikan kapan (pengerasan jalan) dilakukan. Surat perintah kerjanya masih proses. Tapi secepatnya,” katanya kepada mataairradio.

Mengenai perlu atau tidak perlunya relokasi, pihak Bidang Bina Pasar menyebut tidak perlu. Alasannya, pembetonan dilakukan pada siang sampai pagi hari, sejak pukul 12.00 WIB sampai pagi.

“Hanya saja, agar beton yang masih lembek tidak terinjak oleh pembeli atau pedagang, kami akan memasang semacam pagar pembatas dari bambu,” kata dia.

Sementara untuk parkir kendaraan pembawa sayur-mayur atau dagangan para pedagang, akan digeser ke utara dulu. Menurut itung-itungan dari Dinas Perindagkop dan UMKM Rembang, pekerjaan pengerasan jalan itu hanya butuh waktu, kira-kira satu bulan.

“Proyek itu dianggari dana Rp100 juta dari APBD kabupaten,” tegasnya.

Sementara itu, mengenai kelanjutan penataan Pasar Lasem, dalam hal ini yang bagian selatan, pihak Dinas Perindagkop belum bisa memastikan.

“Apakah di tahun depan atau dalam lima tahun ke depan, kami tidak tahu,” imbuhnya.

Sebelumnya, pasar yang dihuni lebih dari 700 pedagang, ditata dengan anggaran Rp2,3 miliar. Saat itu, 208 pedagang sampai harus direlokasi ke jalanan di sebelah timur pasar, sehingga menutup jalan dari arah Terminal Lasem ke utara. Kios dan los yang ditata sejak September 2014 itu ditempati Januari 2015.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan