539 Medali Diperebutkan pada Porkab Rembang 2017

Thursday, 7 September 2017 | 21:27 WIB

Logo KONI, dikutip dari laman antaranews.com

 

REMBANG, mataairradio.com – 539 medali akan diperebutkan oleh para atlet pada ajang Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Rembang tahun 2017 yang akan mulai digelar pada 12-13 September mendatang.

Ratusan medali baik emas, perak, maupun perunggu ini dipertandingkan di sebanyak 13 cabang olahraga, terdiri atas enam cabang wajib; artinya setiap kecamatan wajib mengikuti, serta tujuh cabang tambahan.

Enam cabang olahraga wajib Porkab adalah bulu tangkis, bola voli, bola basket, pencak silat, tenis meja, dan catur, sedangkan cabang tambahan yaitu panjat tebing, wushu, panahan, karate, sepak takraw, biliar, dan atletik.

“Berdasarkan pendaftaran yang sudah kita tutup hari ini, tidak semua kecamatan turun di tiap cabang olahraga seperti Kragan, Sarang, dan Sale,” ujar Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia Rembang Heri Susetyo.

Ia menjelaskan, Porkab merupakan sarana untuk bersiap menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah yang rencananya akan digelar di Surakarta pada bulan Oktober 2018 dengan target perbaikan rangking.

“Dengan Porkab ini, kami berharap peringkat Kabupaten Rembang pada Porprov Jateng 2017 berada di peringkat belasan. Sebab, pada 2009 di Porprov kita peringkat ke-32 dan 2013 kita rangking 26,” katanya, Kamis (7/9/2017).

Menurut rencana, Porkab akan dibuka dengan semacam upacara di Alun-alun Rembang dan dengan hiburan Aeromodelling atau pesawat tanpa awak yang dikendalikan oleh seorang atlet melalui sebuah remote control.

Porkab tahun ini digelar molor dari jadwal yang sebelumnya direncanakan dilangsungkan pada bulan Juli 2017. Heri menyebut kesiapan anggaran menjadi faktor utama di balik molornya pelaksanaan pekan olahraga kabupaten.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan