KPU Beberkan Baru Enam Partai Yang Kirim Desain Kampanye

Sabtu, 6 Oktober 2018 | 14:29 WIB

Logo Komisi Pemilihan Umum (KPU). (Foto: mataairradio.com)

 

 

REMBANG, mataairradio.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang membeberkan dari 16 partai politik yang ikut dalam Pemilu 2019 nanti baru ada enam Parpol di Rembang yang mengirim desain alat peraga kampanye (APK).

Padahal surat pemberitahuan sudah dikirim oleh KPU kepada peserta pemilu dalam hal ini Parpol kurang lebih seminggu yang lalu.

Sampai Jumat (5/10/2018) siang keenam Parpol yang sudah mengirim desain APK yaitu PKB, Partai Gerindra, Partai Nasdem, Partai Garuda, PSI, Partai Hanura, dan Paslon Capres nomor urut dua yaitu Prabowo-Sandi.

Komisioner KPU Rembang Nurul Muassiroh menyatakan bahwa batas akhir pengumpulan desain APK adalah Sabtu (6/10/2018) besok.

Imbasnya jika tidak segera mengumpulkan desain maka KPU tidak mengetahui apakah nanti desain Parpol sesuai aturan atau tidak, sehingga urusannya akan berhadapan dengan Bawaslu dalam penertiban.

“Desain sendiri harus memuat visi-misi, program, gambar Parpol dan nomor urut,” ungkapnya.

Untuk APK Capres, KPU memfasilitasi sebanyak lima buah baliho besar untuk dua calon dan sepuluh spanduk dan boleh digandakan oleh tim pendukungnya sebanyak lima baliho dan sepuluh spanduk per desa, begitu juga untuk APK partai dan Caleg.

Dengan perkiraan banyaknya APK yang akan dipasang nantinya, KPU menetapkan beberapa zona pelarangan seperti tempat ibadah, lembaga pendidikan, fasilitas kesehatan dan jalan protokol.

Nurul menyatakan pihaknya saat ini masih koordinasi dengan Pemda untuk mengatur APK, sehingga wilayah rembang nantinya bisa tertib dan tidak terkesan kumuh karena banyaknya APK yang dipasang.

“Masih koordinasi dengan Pemda Mas,” imbuhnya.

Komisioner Bawaslu Amin Fauzi menyatakan bahwa pengawasan dan penertiban untuk zona kampanye Pemilu 2019 berbeda dengan Pilgub 2018 sebelumnya.

Karena yang diawasi adalah zona larangan saja. Ia berharap peserta Pemilu ikut mentaati ketertiban dalam berkampanye. Selain itu muatan kampanye diharapkan menimbulkan kesejukan, jangan sampai ada berita-berita hoak yang meresahkan masayarakat.

“Kita harus hindari berita hoak, karena akhir-akhir ini banyak beredar,” pungkasnya.

 

Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Mohamad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan