Masih Ada Toko di Rembang Menolak Disensus

Jumat, 20 Mei 2016 | 15:15 WIB
BPS Rembang menggelar Sensus Ekonomi 2016 mulai 1-31 Mei mendatang, antara lain untuk memotret kondisi perekonomian di Kabupaten Rembang. (Foto: Pujianto)

BPS Rembang menggelar Sensus Ekonomi 2016 mulai 1-31 Mei mendatang, antara lain untuk memotret kondisi perekonomian di Kabupaten Rembang. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rembang menyatakan masih ada sejumlah toko menolak memberikan keterangan kepada petugas Sensus Ekonomi 2016.

Kepala BPS Kabupaten Rembang Moh Saichudin mengungkapkan mereka yang menolak disensus itu terdapat di perkotaan dan perdesaan di arah toko-toko.

“Kalau yang menolak disensus memang masih ada, dan sekarang sedang dilakukan pendekatan dan penjelasan,” terangnya kepada mataairradio, Jumat (20/5/2016).

Menurutnya, beberapa toko yang sempat menolak disensus, akhirnya bisa memberikan data, setelah diyakinkan bahwa keterangan mereka dijamin kerahasiaannya.

“Mungkin waktu ketika petugas datang, tidak pas karena bertepatan saat banyak pembeli. Mereka (petugas sensus, red.) umumnya sudah dikasih tahu menghadapi hal demikian,” terangnya.

“Laporan dari teman-teman tadi pagi, saat pembinaan, evaluasi sudah tidak ada laporan yang negatif. Alhamdulillah,” lanjutnya.

Saichudin juga menyebutkan, petugas sensus rata-rata sudah 70 persen menyelesaikan tugas di lapangan, sedangkan objek yang sudah disensus mencapai 94 persen.

“Dokumen yang sudah diperiksa di kabupaten sudah 17 persen. Ini kondisi kemarin sore. Mungkin nanti atau besok berubah lagi,” ujarnya.

Ditanya tentang apakah ada personel yang mengundurkan diri dari petugas sensus, ia menegaskan tidak ada, bahkan mereka diklaim bersemangat di lapangan.

“Hanya ada dua petugas yang kemarin sakit dan ada musibah, tapi tanggal 20 Mei ini, mereka sudah selesai melakukan sensus di lapangan,” tegas dia.

BPS menargetkan lebih dari 60.000 responden yang terdata pada Sensus Ekonomi 2016. Sesuai target, 519 petugas sensus mesti menyelesaikan pendataan 31 Mei mendatang.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan