Operasional PT RBSJ Ditinjau Ulang

Thursday, 14 April 2016 | 16:57 WIB
Bupati Rembang Abdul Hafidz saat meninjau Pelabuhan Rembang Terminal Sluke bersama rombongan dari Komisi D DPRD Jawa Tengah, Kamis (14/4/2016). (Foto: mataairradio.com)

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat meninjau Pelabuhan Rembang Terminal Sluke bersama rombongan dari Komisi D DPRD Jawa Tengah, Kamis (14/4/2016). (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Operasional Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya (RBSJ) direkomendasikan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Tengah agar ditinjau ulang.

Peninjauan ini antara lain untuk mengetahui kelayakan perusahaan, termasuk terkait seluruh aset, baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak serta aset yang kini tidak jelas keberadaannya.

Aset yang aktif seperti SPBU Tireman dan pertokoan depan Hotel Kencana dan aset yang idel seperti pabrik gula mini, juga diminta ditinjau ulang sebagai bagian dari penentuan kelayakan PT RBSJ.

“Rekomendasi dari BPKP, supaya Bupati meninjau ulang terhadap operasional PT RBSJ. Dan ini sudah kami tindaklanjuti,” ungkap Bupati Abdul Hafidz ketika menerima kunjungan kerja Komisi D DPRD Jawa Tengah di Ruang Rapat Bupati Rembang, Kamis (14/4/2016).

Dalam hal meninjau ulang kelayakan PT RBSJ, Bupati sudah membentuk tim yang diketuai oleh Asisten I Sekda Rembang Subakti dan sedang terus bekerja.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga berharap dukungan dari Komisi D DPRD Jawa Tengah, terutama menyangkut perizinan dari Gubernur serta bantuan anggaran.

BPKP merekomendasikan kepada Bupati Rembang untuk menyelesaikan perizinan Rencana Induk Pelabuhan (RIP). Menurut Bupati, RIP telah didesain ulang dan saat ini sudah berada di meja Dirjen Perhubungan Laut.

“Setelah nanti mendapat rekomendasi teknis dari Kementerian Perhubungan, akan kami ajukan kepada Gubernur untuk mendapatkan penetapan karena status Pelabuhan Rembang Terminal Sluke adalah pengumpan regional,” terangnya.

Sekretaris Komisi D DPRD Jawa Tengah, Jayus menjelaskan, tujuan pihaknya datang ke Kabupaten Rembang untuk mengetahui secara komplit dan komprehensif Pelabuhan Rembang terminal Sluke.

“Soal perizinan, Komisi D akan mengintervensi secara proporsional di tingkat Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.

Seusai audensi, rombongan berisi 20 orang anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah didampingi Bupati, Wakil Bupati, dan dinas terkait mengunjungi Pelabuhan Rembang Terminal Sluke di wilayah Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan