Overload Lagi, Pasien Dirawat di Ruang Tunggu ICU

Rabu, 3 Februari 2016 | 16:30 WIB
Seorang petugas tampak akan memasang gorden pada ruang perawatan hasil "sulapan" ruang tunggu ICU RSUD dr R Soetrasno Rembang, Rabu (3/2/2016) siang. (Foto: Mukhammad Fadlil)

Seorang petugas tampak akan memasang gorden pada ruang perawatan hasil “sulapan” ruang tunggu ICU RSUD dr R Soetrasno Rembang, Rabu (3/2/2016) siang. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang kembali mengalami overload pasien, Rabu (3/2/2016) pagi.

Ada 310 pasien yang membutuhkan perawatan di rumah sakit ini, termasuk 20 pasien yang masih ditampung di instalasi gawat darurat (IGD).

Kepala Bidang Pengembangan dan Informasi pada RSUD dr R Soetrasno Rembang Giri Saputro menyebutkan, mayoritas pasien masih dari kalangan anak-anak.

“Kebanyakan mereka menderita penyakit demam berdarah dengue atau DBD,” katanya kepada reporter mataairradio.

Namun soal berapa jumlah pasien anak-anak, Giri mengaku belum mendata secara terperinci karena perawatannya tersebar alias tidak di ruangan anak saja.

“Yang jelas, kapasitas Ruang Flamboyan yang menampung perawatan anak-anak sudah penuh alias sudah terisi 30 pasien,” terangnya.

Sementara itu untuk menangani kembali membeludaknya pasien di RSUD, Giri mengaku telah memfungsikan ruang tunggu ICU sebagai ruang baru perawatan pada Rabu (3/2/2016) siang.

“Ada 10 orang pasien yang ditampung di ruang tunggu ICU tersebut,” bebernya.

Meski ditampung di ruangan yang bisa dibilang “sulapan”, menurut Giri, tempat tidurnya tidak lagi tandu lipat, tetapi sudah merupakan bed yang layak.

“Secara pelayanan perawatan pun layak, sebagaimana kamar perawatan lainnya,” tandas Giri.

Namun Giri mengaku belum menghitung anggaran yang dihabiskan guna menyulap dua ruang tunggu rumah sakit menjadi ruang perawatan.

“Dengan pemfungsian ruang tunggu ICU sebagai ruang perawatan, maka separuh dari 20 pasien di IGD kini sudah dipindahkan,” tegasnya.

Dari pantauan reporter mataairradio, sebagai ganti ruang tunggu pasien ICU yang disulap menjadi ruang perawatan, pihak rumah sakit membuat 2 unit gazebo, yang ditempatkan di depan eks ruang tunggu tersebut.

Mengenai ketersediaan stok darah di bank darah rumah sakit untuk pasien, Giri memastikan tidak ada masalah.

Stoknya masih aman, sehingga para pasien maupun keluarganya tidak perlu khawatir.

“Pasokan darah dari PMI ke bank darah di rumah sakit, masih lancar,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



One comment
  1. nilon henry

    Februari 3, 2016 at 6:34 pm

    Pembangunan fasilitas hrs direncanakan lebih baik mengantisipasi ledakan jumlah pasien, karena mempengaruhi mutu perawatan, apabila tidak layak. Proyek rawat inap puskesmas rembang 2 hrs disegerakan, namun diawasi agar tdk ada peyimpangan yg akan menimbulkan masalah baru

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan