Tahun 2017 RBSJ Belum Peroleh Keuntungan

Selasa, 27 Februari 2018 | 18:21 WIB

Direktur Utama (Dirut) PT RBSJ, Arif Budiman. (Foto: Mohammad Siroju Munir)

 

REMBANG, mataairradio.com – Manajemen PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya (RBSJ) sejak dilantik awal tahun 2017 menargetkan penyehatan perusahaan sehingga sampai setahun terakhir belum mampu menghasilkan keuntungan (profit).

Direktur Utama (Dirut) PT RBSJ Arif Budiman menyatakan, saat dirinya ditunjuk sebagai Dirut perusahaan milik daerah itu sangat kronis penyakitnya.

Indikasinya beberapa anak perusahaan menjadi benalu sehingga RBSJ merugi antara Rp 1-2 milyar per tahun.

Oleh karena itu, target awal adalah menyehatkan perusahaan dengan cara menutup anak perusahaan yang merugi.

“Kalau tahun 2017 kemarin kita impas Mas, tidak untung maupun rugi karena target kita memang menyehatkan perusahaan. sebelumnya RBSJ rugi Rp 1-2 milyar per tahun,” ungkap pria berkacamata ini.

Untuk tahun 2018 RBSJ menargetkan keuntungan melalui empat unit usaha baru antara lain unit kontruksi, outsourcing, perdagangan umum, anak perusahaan pariwisata.

Menurutnya keempat anak perusahaan tersebut sudah mendapatkan pekerjaan dan menguntungkan.

“Unit kontruksi dan outsourcing sudah dapat pekerjaan dan menguntungkan, sedangkan unit usaha perdagangan dan anak perusahaan pariwisata juga sudah dapat pekerjaan,” tegasnya.

Selain itu Ia juga menekankan kepada Pemerintah Kabupaten Rembang sebagai pemilik PT RBSJ untuk membuat regulasi agar investasi dari luar masuk melalui PT RBSJ, supaya peran BUMD tersebut lebih dirasakan oleh masyarakat.

“Saya kira RBSJ harus menjadi pintu masuk investasi dari luar dan kepala daerah harus campur tangan dalam hal ini, dengan demikian RBSJ menjadi satu-satunya representasi daerah untuk pengembangan investasi yang masuk ke Rembang,” Pungkasnya.

Arif berharap RBSJ sehat, menghasilkan dan berkontribusi kepada daerah.

 

Penulis : Mohammad Siroju Munir
Editor : Arif Bahtiar

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan