2.000 Bal Daun Tembakau Produksi Rembang Mulai Masuk Sadana

Selasa, 28 Agustus 2018 | 00:17 WIB

Petani Tembakau di Kabupaten Rembang saat menjual hasil panen di perusahaan mitra PT Sadana Arif Nusa di gudang pembelian di wilayah Kemadu Kecamatan Sulang, Senin (27/8/2018). (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com Sebanyak 2.000 bal daun tembakau produksi petani dari Kabupaten Rembang mulai dijual ke perusahaan mitra, PT Sadana Arif Nusa di gudang pembelian di wilayah Kemadu Kecamatan Sulang.

2.000 bal daun tembakau itu, masing-masing bal memiliki berat rata-rata 50 kilogram.

Ika Himawan Affandi, Kepala Bidang Perkebunan pada Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) setempat mengatakan, pembelian oleh pihak perusahaan mitra berlangsung mulai Senin,  27 Agustus 2018.

Ia mengungkapkan, kebanyakan tembakau yang dijual oleh petani merupakan daun bawah dengan kualitas F1 dan F2.

Ada juga tembakau yang masuk kategori P2 dengan harga rata-rata Rp25.000 per kilogram.

“Hari ini pembelian perdana oleh PT Sadana. Tembakau yang dijual rata-rata baru daun bawah dengan kualitas F1 dan F2. Tapi tadi juga sudah ada (tembakau) yang masuk grade P2. Harga rata-rata Rp25 ribu per kilo,” ujarnya.

Ika menuturkan, semakin keatas daun tembakau yang dipanen, maka akan semakin naik kualitas dan harganya. Namun, harga tembakau pada musim panen kali ini terbilang ajek.

“Harga relatif tetap. Tapi secara kualitas atau ‘grade’ ada peningkatan,” imbuhnya.

Ika mengungkapkan, saat ini petani tembakau tengah terkendala dengan minimnya suplai air untuk mengairi tanaman tembakau, akibat kemarau panjang.

“Kendala utama air, karna ada kemarau panjang. Target 5.000 hektare, tapi karena kemarau panjang prediksi luas panen hanya 3.600 hektare,” ungkapnya.

Sementara itu, petani pengembang tanaman tembakau mayoritas berasal dari Kecamatan Sumber, Sulang, Gunem, Pamotan, Sedan, dan Sale.

Penulis: Mukhammad Fadlil

Editor: Mukhammad Fadli

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan