19 Sekolah Dilarang Gelar UN Mandiri

Selasa, 29 Maret 2016 | 16:31 WIB
Ilustrasi (Foto: 1.bp.blogspot.com)

Ilustrasi (Foto: 1.bp.blogspot.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sebanyak 19 sekolah di Kabupaten Rembang dilarang menggelar Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA dan SMK secara mandiri antara lain karena belum diakui oleh badan akreditasi sekolah.

Mutakin, Kepala Bidang Kurikulum pada Dinas Pendidikan Rembang yang sekaligus Panitia UN tingkat kabupaten pada 2016 menyebutkan, sekolah yang mesti bergabung dengan sekolah lain untuk menggelar UN masing-masing 2 MA swasta, 2 SMK negeri, dan 15 SMK swasta.

“Selain karena belum terakreditasi, sekolah yang dilarang menggelar UN secara mandiri adalah karena kondisi kelas atau gedung yang tidak layak,” terangnya.

Ia tak menyebutkan rincian nama sekolah itu. Hanya satu yang disebutkannya yaitu SMK Bina Mandiri di wilayah Kelurahan Magersari, Rembang.

Termasuk 19 sekolah yang gabung, jumlah satuan pendidikan yang menyelenggarakan UN tingkat SMA/MA dan SMK tahun ini sebanyak 57 sekolah.

Rinciannya, 9 SMA negeri, 1 SMALB, 2 MA negeri, 6 SMK negeri, serta 5 SMA swasta, 16 MA swasta, dan 18 SMK swasta.

Ujian Nasional tingkat SMA/MA dan SMK akan digelar mulai tanggal 4-7 April 2016. Khusus SMA dan MA dimulai tanggal 4-6 April 2016, sedangkan UN SMK dimulai tanggal 4-7 April mendatang.

Jumlah pesertanya 6.495 siswa terdiri atas 2182 siswa SMA, 1.910 siswa MA, dan 2.403 siswa SMK.

Mutakin mengaku sedang menggenjot persiapan pelaksanaan UN antara lain menyiapkan tempat penyimpanan naskah soal ujian.

Naskah UN akan didistribusikan dari percetakan pada Sabtu dini hari 2 April nanti serta dijadwalkan sampai dan disimpan di Kantor Disdik Rembang pagi harinya.

“Dari Kantor Disdik akan kami distribusikan ke rayon. Untuk SMA/MA di SMA Negeri 2 Rembang dan SMA 1 Lasem, sedangkan SMK di SMK Negeri 1 Rembang,” katanya.

Pihak Panitia UN tingkat Kabupaten Rembang juga menyatakan telah menyampaikan permintaan kepada PLN Rayon Rembang agar tak melakukan pemadaman listrik selama pelaksanaan ujian nasional.

Menurut Mutakin, PLN akan berusaha tidak melakukan pemadaman setrum pada waktu itu.

Ketua Panitia UN di SMK Umar Fatah Rembang Arifianto mengaku sudah menyiapkan segala hal untuk pelaksanaan ujian nasional mulai dari mental
siswa hingga server komputer.

Umar Fatah bersama 6 SMK lainnya serta 1 SMA di Rembang menggelar ujian nasional berbasis komputer tahun ini.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan