136 Kapal Cantrang Belum Memenuhi Persyaratan Verifikasi

Selasa, 20 Maret 2018 | 17:19 WIB

Kapal-kapal cantrang berlabuh di Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung Rembang. Menurut sumber di kalangan nelayan, rata-rata nelayan cantrang belum bersiap dengan alat tangkap lain. Kebanyakan dari mereka menunggu modal cukup guna menggalang jaring lain yang baru. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – 136 dari 248 kapal cantrang di Kabupaten Rembang dinyatakan belum memenuhi persyaratan verifikasi atau ukur ulang yang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Rofik Muammar, Kepala Seksi Tata Kelola dan Pelayanan Usaha pada Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tasikagung menyebutkan, hingga Senin (19/3/2018) kemarin, verifikasi sudah digelar sebanyak delapan tahap.

Masing-masing tahap memverifikasi 20 hingga 30 kapal. Ia juga menyebutkan, dari 112 kapal yang memenuhi persyaratan ukur ulang, sebanyak 61 kapal di antaranya sudah mendapat surat keterangan melaut (SKM).

“Kapal yang tidak memenuhi syarat verifikasi antara lain karena belum mengantongi akta jual beli, padahal kapal sudah dipindahtangankan ke pihak lain. Selain itu, bobot mati kapal di bawah 30 GT,” ungkapnya kepada mataairradio.com, Selasa (20/3/2018).

Dalam hal verifikasi kapal di bawah 30 grosston, pendataannya menjadi wewenang pemerintah provinsi, bukan ranah KKP.

Menurut Rofik, ada beberapa dokumen yang harus disediakan, tetapi cukup mudah dipenuhi.

“61 kapal yang mengantongi SKM, terpantau sudah melaut. Pada kapal sudah dipasangi vessel monitoring system (VMS).

Alat semacam GPS yang berfungsi untuk memantau pergerakan kapal saat melaut,” imbuhnya.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir

Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan