Hama Wereng Serang Ratusan Hektare Padi Petani Rembang

Tuesday, 11 February 2014 | 14:14 WIB
Petani Desa Sidomulyo menunjukkan tanaman padi yang diserang wereng, Selasa (11 2) pagi. (Foto:Puji)

Petani Desa Sidomulyo menunjukkan tanaman padi yang diserang wereng, Selasa (11 2) pagi. (Foto:Puji)

KALIORI, MataAirRadio.net – Ratusan hektare lahan tanaman padi yang sudah berbulir di wilayah Kabupaten Rembang diserang hama wereng dengan skala ringan hingga sedang. Petani disibukkan dengan pengendalian. Sebab jika teledor, mereka terancam gagal panen.

Sukar, salah satu petani di Desa Sidomulyo mengatakan, serangan wereng terjadi seiring curah hujan yang tinggi dalam satu bulan terakhir. Selasa (11/2) pagi, dia kembali melakukan penyemprotan pestisida untuk mengendalikan laju serangan wereng. Sudah dua kali ini, langkah penyemprotan dilakukan pada satu hektare lahannya.

Dia menuturkan, serangan wereng memang tidak tahun ini saja terjadi. Sekitar tiga tahun lalu, hama ini juga menjadi momok petani. Apabila sudah diserang wereng, hasil panen berkurang. Bahkan jika petani tidak sigap, mereka bisa saja gagal panen karena padi gosong.

Lasmani, petani lain di desa itu menambahkan, wereng berkembang biang secara cepat akibat kondisi tanah yang lembab dan sinar matahari yang kurang. Lembabnya tanah merupakan akibat dari curah hujan yang tinggi, setidaknya sepanjang Januari 2014.

Dia mengaku sudah melakukan upaya pengendalian wereng dengan menyemprotkan pestisida. Menurutnya, wereng dewasa memang mati jika sudah disemproti pengendali hama. Namun bakal wereng yang tersisa berkembang cepat.

Lasmani menyebutkan, harga pestisida pengendali wereng terbilang mahal. Satu botol pestisida bisa mencapai Rp22.000. Petani berharap kepada pihak Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Rembang untuk membantu pengendalian hama.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Rembang Suratmin mengaku sudah menjadwalkan pengendalian hama wereng secara serempak untuk membantu petani. Permintaan bantuan pestisida ke Pemprov Jawa Tengah sudah disetujui dan kini tinggal diambil.

Menurut catatan pihak Dinas Pertanian, wereng sudah menyerang sekitar 660 hektare lahan padi petani di Kabupaten Rembang. Tingkat serangannya mulai ringan hingga sedang meliputi Kecamatan Kaliori, Sumber, Sulang, dan Bulu. (Pujianto)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan