Yang Lama Mangkrak, Pemkab Bangun “Rest Area” Lagi di Binangun

Rabu, 14 Maret 2018 | 17:20 WIB

Deretan ruko di kawasan pinggir Pantai Binangun, Kecamatan Lasem, belum beroperasi setelah rampung dikerjakan 2017 lalu. Proyek ini mulai dikerjakan tahun 2016. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) setempat akan membangun rest area atau kawasan peristirahatan lagi di kawasan Pantai Binangun Kecamatan Lasem pada tahun ini.

Padahal sebelumnya, atau pada 2016, Pemerintah setempat juga telah membangun rest area di sempadan pantai itu, namun bangunan yang berdiri di kawasan peristirahatan belum sampai dimanfaatkan. Kini, rest area Binangun, justru menjadi ajang mesum.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata pada Dinbudpar Kabupaten Rembang Chris Prasetyana mengatakan, pembangunan rest area yang kedua ini dianggarkan dana sebesar Rp1,13 miliar melalui dana alokasi khusus (DAK). Lokasinya di sebelah utara rest area pertama.

“Perencanaan pembangunan ‘rest area’ baru sudah selesai, tinggal kita serahkan ke unit layanan pengadaan (ULP) untuk proses lelang,” katanya kepada mataairradio, Rabu (14/3/2018).

Chris menambahkan, rest area yang baru ini akan dilengkapi fasilitas seperti kios, gazebo, kamar mandi, dan taman. Pembangunan rest area ini ditarget rampung sebelum bulan Desember mendatang.

“Rest area dibangun di Binangun karena kawasan ini adalah titik lelah berkendara. Untuk ‘rest area’ yang dibangun 2016, besok kita undang kepala desa setempat untuk membicarakan pemanfatannya dan kapan mulai ditempati,” tandasnya.

Sementara itu, dari pantauan mataairradio, beberapa fasilitas pada rest area era 2016, kini sudah mulai rusak di antaranya lantai pada WC di bagian utara sisi barat. Sebagian lantai kini sudah hancur. Pintu kayu di sejumlah bangunan kios juga tampak mulai rusak.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan