Warganet Pertanyakan Mobil Dinas Keluar Kandang pada Malam Lebaran

Jumat, 15 Juni 2018 | 13:25 WIB

Mobil dinas dijumpai beroperasi pada malam Lebaran, Kamis (15/6/2018). Warganet menyoalnya karena Pemkab setempat telah secara jelas melarang penggunaan mobil dinas untuk mudik Lebaran, sejak cuti 11 Juni lalu. (Foto dikutip dari siaran akun Bayu Santoso pada grup facebook Info Seputar Rembang)

REMBANG, mataairradio.com – Warganet mempertanyakan masih adanya mobil dinas beroperasi pada malam Lebaran, Kamis (14/6/2018).

Padahal, Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang Subakti menyatakan, seluruh mobil dinas mesti dikandangkan di kantor organisasi perangkat daerah masing-masing sebelum hari pertama cuti Lebaran, 11 Juni lalu.

Mobil dinas yang masih beroperasi ini dijumpai warganet di Jalan Pemuda, Rembang-Blora. Namun tidak jelas nomor polisinya. Mereknya Toyota. Dari foto warganet, tampak seperti Avanza atau Inova.

Terlepas dari nomor polisi dan jenisnya, warganet menyoal pengoperasian mobil dinas itu mengingat sudah ada larangan penggunaannya untuk mudik Lebaran, kecuali sudah mendapat izin dari Bupati, Wabup, atau Sekda.

“Lur jare Pak Bupati A Hafidz, mobil dinas kudu ngandang kawit Sabtu wingi. Mau kok isih ono sing metu ya? Apa dipanasi? Apa dienggo lembur…,” tulis akun Bayu Santoso pada grup facebook, Info Seputar Rembang pada 15 jam lalu, saat mataairradio.com mengaksesnya pukul 13.00, Jumat (15/6/2018).

Belum ada tanggapan resmi dari pihak yang terkait, mengenai hal itu.

Namun beberapa warganet lainnya mendukung kritik dari akun yang menyoal mobil dinas diduga untuk kepentingan mudik Lebaran sebagai bentuk kontrol, tapi sebagian warganet lainnya tidak mempermasalahkan selagi bahan bakar minyak beli sendiri.

Ada juga warganet yang acuh sekaligus meminta agar hal semacam itu tidak diurusi, karena pengguna mobil dinas belum tentu memikirkan rakyat.

Sebelumnya, Sekda Rembang Subakti melarang penggunaan mobil dinas untuk mudik Lebaran, kecuali guna kepentingan darurat. Sayangnya, kategori darurat tidak dirinci oleh Sekda.

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan