Warga Tangkap Maling Timah Pemberat Jaring Nelayan

Sabtu, 12 November 2016 | 20:15 WIB
Petugas kepolisian tampak masih berusaha memadamkan sisa-sisa api dari sepeda motor milik tersangka pelaku pencuri lempengan timah jaring yang dibakar warga di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Tasikagung Kecamatan Rembang, Sabtu (13/11/2016) siang. (Foto diambil dari unggahan pada laman facebook milik akun Christian Sugianto)

Petugas kepolisian tampak masih berusaha memadamkan sisa-sisa api dari sepeda motor milik tersangka pelaku pencuri lempengan timah jaring yang dibakar warga di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Tasikagung Kecamatan Rembang, Sabtu (13/11/2016) siang. (Foto diambil dari unggahan pada laman facebook milik akun Christian Sugianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Warga menangkap seorang maling lempengan timah pemberat jaring milik nelayan di PPI Tasikagung Kecamatan Rembang, Sabtu (13/11/2016) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

Tersangka pelaku bernama Mustofa (36) warga RT 2 RW 1 Desa Sambongpayak Kecamatan Gunem. Ia kepergok mencuri tujuh lempeng timah pemberat jaring di KM Mina Pangestu I milik Fauzi.

Kapal tersebut sedang bersandar di pelabuhan. Pelaku masuk ke dalam kapal setelah mencongkel pintu kemudi sebelah kanan memakai linggis. Namun ada warga yang memergokinya.

Seketika warga menangkapnya dan menghadiahkan bogem mentah. Sepeda motor jenis Honda Karisma B 6184 UBV milik pelaku pun turut jadi sasaran, bahkan warga yang emosional, membakarnya.

Tersangka berikut barang bukti linggis dan tujuh lempengan timah dibawa ke Pos TNI Angkatan Laut Rembang sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian, guna menghindari amuk massa yang lebih besar.

Setelahnya, petugas dari kepolisian membawa pelaku ke Mapolres Rembang guna pemeriksaan secara lebih lanjut. Kasat Reserse Kriminal pada Polres Rembang Iptu Ibnu Suka mengakui menangani kasus ini.

“Kami sedang memeriksa saksi-saksi, mengambil gambar, membuat sketsa tempat kejadian perkara, dan melakukan gelar perkara internal guna pengenaan persangkaan Pasal 363 Ayat 1 ke-5e,” terangnya.

Pihaknya belum bisa menyatakan apakah tersangka pelaku merupakan pencuri spesialis lempengan timah pemberat jaring, sehubungan dengan kasus semacam ini yang tidak hanya sekali di kawasan tersebut.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan