Warga Kragan-Sarang Diminta Beralih dari Air Sumur

Kamis, 12 April 2018 | 16:16 WIB

Direktur PDAM Rembang, Muhammad Affan, saat ditemui mataairradio.com. (Foto : Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Warga di daerah Pantura Kragan dan Sarang diminta tidak lagi menggunakan air sumur untuk kepentingan air minum. Pasalnya, mutu air sumur disebut menurun akibat interupsi air laut.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Rembang Muhammad Affan berharap kepada warga untuk menjadi pelanggan air dari PDAM saja. Sebab, air dari PDAM terjamin mutunya karena ada cek rutin per bulan.

“Satu hingga tiga bulan sekali, pihak dinas kesehatan melakukan pemeriksaan di unit produksi dan di keran pelanggan untuk menjaga kualitas air yang dikonsumsi sesuai standar peraturan menteri kesehatan,” katanya.

Muhammad Affan menyatakan, dengan kemungkinan beralihnya warga pengguna air sumur ke air PDAM, pasokan dijamin tidak terganggu. Sebab, sumber air baku dari Embung Lodan dan Sumber Jakinah Sale masih cukup.

“Secara kualitas pun, selalu ada upaya meningkatkan mutu. Kami melakukan audit internal terhadap kualitas air setiap hari oleh operator, dan oleh tim kimia secara berkala,” terangnya.

Pengurasan pipa, menurutnya, juga terus dilakukan guna memastikan tidak adanya endapan yang masuk ke keran pelanggan.

Saat ini, jumlah pelanggan PDAM Rembang 20.600 orang. 2020 nanti ditargetkan jadi 25.000 orang.

Sementara itu, dalam hal dijumpai kasus mutu air PDAM yang keruh, Affan meminta pelanggan cepat melapor. Ia berjanji menindaklanjuti secara cepat keluhan asalkan disertai identitas yang jelas.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan