Warga Korban Banjir Butuh Bantuan Air Bersih

Kamis, 17 November 2016 | 07:55 WIB
Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Sumber bagian selatan di Desa Krikilan, Selasa (15/11/2016) sore lalu. (Foto: mataairradio.com)

Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Sumber bagian selatan di Desa Krikilan, Selasa (15/11/2016) sore lalu. (Foto: mataairradio.com)

 

SUMBER, mataairradio.com – Warga korban banjir di Desa Krikilan Kecamatan Sumber menyatakan membutuhkan bantuan air bersih menyusul banjir pada Selasa (15/11/2016) lalu.

Bantuan tersebut diperlukan mendesak, lantaran sumur yang biasa mereka ambil airnya, kini masih terkena rembesan air bah, sehingga tidak layak konsumsi.

Marlan, salah seorang warga di desa itu mengatakan, korban banjir sebenarnya menyangka air dari sumur sudah akan bisa dikonsumsi pada Rabu (16/11/2016) sore kemarin.

“Tetapi, sore hari kemarin, justru turun hujan lagi dan air sungai nyaris kembali meluap. Sumur pun menjadi keruh lagi dan warga kini kesulitan air bersih,” ujarnya kepada mataairradio.com.

Menurutnya, bantuan air bersih diperlukan guna kepentingan mandi, mencuci, dan kebutuhan air minum, sehingga sementara ini mereka hanya menanti suluran dari Pemerintah.

“Itu ada empat RT yang membutuhkan. Dua RT di RW 1 dan dua RT di RW 2. Kami berharap ada bantuan tiga tangki air untuk bisa memenuhi kebutuhan warga,” tandasnya.

Kepala Seksi Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang Pramujo menyatakan akan segera datang ke lokasi guna membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga.

“Kami siap meluncur ke lokasi. Kami akan berikan tiga tangki. Kemarin (16/11/2016), kami memang baru bantu yang Desa Kedungtulupnya,” tandasnya.

Sementara itu, sejumlah organisasi massa tampak datang memberikan empati dan kepedulian bagi korban bencana banjir di wilayah Kecamatan Sumber bagian selatan.

Rabu 16 November 2016, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Rembang memberikan bantuan berupa peralatan mandi serta ratusan nasi bungkus yang dikoordinasikan dengan Fatayat NU.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan