Warga Gempar oleh Penemuan Lumba-lumba Mati Terdampar

Rabu, 3 Januari 2018 | 18:21 WIB

Lumba-lumba yang ditemukan oleh Watono, warga Desa Pasarbanggi Kecamatan Rembang, di pantai desa setempat, Rabu (3/1/2017) pagi. Gambar ini diambil oleh Watono sebelum mengubur mamalia laut ini. (Foto: dikirim oleh Watono kepada mataairradio.com)

REMBANG, mataairradio.com – Warga Desa Pasarbanggi Kecamatan Rembang gempar oleh penemuan lumba-lumba yang mati terdampar di pantai desa setempat, Rabu (3/1/2017) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Lumba-lumba sepanjang 1,5 meter ini ditemukan pertama kali oleh Watono, warga setempat ketika hendak menengok perahunya. Kepada mataairradio, ia mengaku tidak tahu penyebab lumba-lumba itu terdampar.

Ia hanya menduga, lumba-lumba itu sakit, atau mungkin terkena pancing lalu dilepas lagi oleh nelayan. Menurut kepercayaan, begitu dapat lumba-lumba saat memancing, nelayan pasti melepasnya.

Mereka menyebut bisa kena sial. Namun bila menemukan dalam keadaan mati terdampar, seperti lumba-lumba yang ditemukan di Pantai Pasarbanggi, nelayan langsung menguburnya seperti halnya manusia.

“Sering ada lumba-lumba terdampar. Tetapi tidak banyak nelayan yang tahu,” katanya.

Tahun kemarin, menurutnya, malah ada anjing laut terdampar. Bobotnya sampai satu kuintal lebih.

Namun karena tidak laku dijual, mamalia laut itu pun dilepas.

Selain lumba-lumba dan anjing laut, menurut Watono, kakap kali juga termasuk dalam jenis ikan yang diyakini mengundang sial ketika ditangkap.

 

Penulis : Mohammad Siroju Munir
Editor : Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan