Wanita Lansia Ditemukan Meninggal di Sungai Plawangan

Senin, 6 November 2017 | 13:17 WIB

Wanita berusia 67 tahun ini diketahui bernama Sujirah warga RT 1 RW 1 Desa Dorokandang Kecamatan Lasem ditemukan meninggal di Sungai Plawangan, Senin (6/11/2017) pukul 09.00 WIB. Ia diketahui pergi dari rumahnya sekitar pukul 05.00 WIB, namun tanpa pamit kepada keluarganya. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Seorang wanita lanjut usia ditemukan dalam keadaan meninggal dunia terapung di Sungai Plawangan wilayah Dukuh Layur Desa Gedongmulyo Kecamatan Lasem pada Senin (6/11/2017) sekitar pukul 09.00 WIB.

Wanita berusia 67 tahun ini diketahui bernama Sujirah warga RT 1 RW 1 Desa Dorokandang Kecamatan Lasem. Ia diketahui pergi dari rumahnya sekitar pukul 05.00 WIB, namun tanpa pamit kepada keluarganya.

Wanita Lansia ini sudah pikun. Diduga, ia berjalan di daerah aliran sungai, lalu terpeleset, sehingga jatuh ke sungai dan karena tidak bisa atau tidak mampu berenang, korban pun tenggelam hingga akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal.

Mayat wanita ini ditemukan pertama kali oleh seorang nelayan warga Desa Tasiksono kecamatan setempat yang pulang dari melaut, dan melihat seorang terapung di Sungai Plawangan. Ia lalu menepikan mayat, dan memberitahu Kades setempat.

Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Lasem Ipda Sudibyono menyatakan, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan melakukan olah TKP, serta selanjutnya membawa korban ke Puskesmas Lasem guna visum.

“Dari hasil pemeriksaan medis dokter di Puskesmas Lasem, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Oleh keluarga, yang bersangkutan tidak pamit dan tidak diketahui oleh keluarga dari korban mau keluar kemana. Korban pikun atau linglung,” katanya.

Pihak keluarga, menurut polisi, menerimakan kejadian ini sebagai musibah, sehingga menolak otopsi atas mayat korban. Jenazah lalu diserahkan oleh pihak kepolisian dan tim medis ke keluarga guna keperluan pemakaman.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan