Wabub Rembang Tes Cepat Covid-19 Usai Kunjungi Panti Jompo

Monday, 22 June 2020 | 17:32 WIB

Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto bersama Sang Istri Vivit Dina Rini Atna Sari, saat menunjukkan hasil tes cepat atau rapid-test Covid-19, di kediaman pribadinya, pada Senin (22/6/2020) siang. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Usai mengunjungi salah satu panti jompo di Rembang untuk membagikan bantuan, Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto beserta istrinya langsung melakukan tes cepat Covid-19 atau Rapid-Test, pada Senin (22/6/2020) siang.

Rapid-test ia lakukan sebagai upaya untuk mengetahui apakah dirinya terpapar virus corona atau tidak, mengingat panti jompo yang dikunjunginya, masuk zona merah penyebaran Covid-19.

Bayu mengaku, sebelumnya dirinya sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan, terkait prosedur tetap (Protap) kunjungan di masa pandemi.

Setelah menyalurkan bantuan, ia bersama rombongan sempat melakukan foto bareng dengan beberapa pegawai panti.

“Bukan berarti saya Wakil Bupati seenaknya sendiri datang ke sana. Tapi saya sudah tanya dulu ke Kepala Dinas Kesehatan, Protapnya seperti apa. Saya nggak sendiri, tapi juga didampingi pak dokter sama pihak Puskesmas,” terangnya.

Ia menambahkan, sehari setelah kunjungannya ke panti, ternyata pegawai panti yang ikut foto bareng, terpapar Covid-19.

Dirinya tidak menyangka sebelumnya, bahwa salah satu pegawai panti yang ikut foto bareng bakal terkena virus corona.

“Saat foto bareng, saya ya berjarak dan sudah pakai masker, pakai sarung tangan juga. Makanya kenapa saya harus rapid test,” jelasnya.

Selain dirinya beserta istri, sopir dan ajudan serta anggota Fraksi Nasdem DPRD yang ikut kunjungan ke panti jompo, juga melakukan rapid-test. Hasilnya non reaktif atau tidak mengarah pada Covid-19.

“Saya kan tertuduh ya, jadi orang dalam pemantauan (ODP), di luar dibilang keluyuran kesana kemari. Nah syukur hasilnya non reaktif,” ujar Bayu.

Hasil tes cepat Covid-19 diserahkan secara langsung oleh dr. Agnesia, dokter umum rumah sakit Bhina Bhakti Husada Rembang, di kediaman pribadi Wakil Bupati, Bayu Andriyanto di Kelurahan Sidowayah-Rembang.

dr. Agnesia menjelaskan, rapid test diawali dengan pengambilan sample darah. “Sample darah vena, kemudian diteteskan ke alat rapid test. Kalau di tempat kami, paling cepat 30 menit langsung keluar hasilnya. Pak Bayu sama bu Vivit non reaktif,” ungkapnya.

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan