Usai Ditetapkan, Calon Kades Pandangan Wetan Mundur

Senin, 14 November 2016 | 16:22 WIB
Penggalan dari Surat Edaran Bupati Rembang mengenai sanksi bagi calon kepala desa yang mengundurkan diri. (Foto: Pujianto)

Penggalan dari Surat Edaran Bupati Rembang mengenai sanksi bagi calon kepala desa yang mengundurkan diri. (Foto: Pujianto)

 

KRAGAN, mataairradio.com – Satu dari dua orang calon Kepala Desa Pandangan Wetan Kecamatan Kragan mundur dari bursa pencalonan usai ditetapkan sebagai calon kades, Jumat (11/11/2016) lalu.

Calon yang mundur itu Agus Mursidi. Sebenarnya, ia akan bersaing dengan kakak kandungnya, Eko Sugeng Waluyo pada Pilkades Pandangan Wetan, 30 November mendatang.

Ervan Budiono, Ketua Panitia Pilkades Pandangan Wetan kepada mataairradio.com membenarkan Agus Mursidi mundur dari pencalonan. Yang bersangkutan telah meneken surat pernyataan.

“Surat pernyataan mundur bermaterai sudah disampaikan oleh yang bersangkutan (Agus Mursidi, red.) kepada panitia Pilkades. Di pernyataan itu, yang bersangkutan juga siap menerima sanksi,” katanya.

Sanksi yang dimaksud dan tercantum pada salah satu butir di surat pernyataan itu adalah mengembalikan dana bantuan dari Pemkab Rembang kepada panitia Pilkades Pandangan Wetan sebesar Rp37 juta.

“Calon yang menyatakan mengundurkan diri ini akan membayar sanksi sebagaimana surat edaran dari Bupati paling akhir pada 25 November 2016,” terangnya.

Setelah menerima surat pernyataan pengunduran diri Agus Mursidi, pihak Panitia Pilkades Pandangan Wetan sudah melaporkan hal ini kepada pengawas tingkat kecamatan dan BPD setempat.

“Kita juga sudah konfirmasi ke percetakan mengenai kartu suara. Gambarnya (calon yang mundur) tidak tercetak. Jadi hanya nomor calon satu, putih, tidak ada gambar, dan tanda silang penuh,” jelasnya.

Kepala Sub-Bagian Tata Pemerintahan Setda Rembang Gunari menyesalkan mundurnya seorang calon Kepala Desa Pandangan Wetan sehingga kini menjadi hanya satu calon kades.

“Kalau ada yang mundur, panitia jadi repot mesti memperbarui sejumlah dokumen terkait. Kartu suara salah satunya. Selain itu, pihaknya juga khawatir, akan berimbas ke desa lainnya,” ujarnya.

43 desa akan melaksanakan Pilkades secara serentak pada 30 November mendatang. Dua dari 43 desa calon kadesnya maksimal secara jumlah, yakni lima orang, yaitu Desa Waru Kecamatan Rembang dan Mantingan Kecamatan Bulu.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan