Usaha Galangan Kapal di Rembang Ramai Order

Sabtu, 14 April 2018 | 19:22 WIB

Dua kapal penumpang yang digarap oleh UD Jati Pagar Nusa di Desa Kalipang Kecamatan Sarang, tahun lalu. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Usaha galangan kapal di Kabupaten Rembang mulai ramai order. Penyebabnya antara lain dampak kebijakan pelarangan kapal asing dan impor kapal baja oleh Pemerintah.

Rasnadi, pemilik galangan kapal Pagar Jati Nusa Kalipang Sarang mengatakan, banyak pengusaha di darat yang berbondong-bondong berinvestasi di usaha perikanan tangkap. Order kapal pun akan terus ramai.

“Kebijakan Pemerintah selama tiga tahun ini mulai berdampak pada usaha kami. Pengusaha di darat mulai berbondong-bondong di usaha perikanan tangkap. Tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang akan terus ramai,” katanya.

Rasnadi mengaku sedang mengerjakan tujuh pesanan kapal. Dua di antaranya pesanan dari Kupang, Nusa Tenggara Timur, sedangkan selebihnya adalah pesanan dari daerah Juwana dan lokal Rembang.

Selain itu, masih ada beberapa proses order dari Surabaya dan Jakarta. Kapal yang dipesan mulai dari bobot mati 30 hingga 200 grosston. Soal harga, yang 30 GT Rp750 juta, 100 GT Rp1,5 miliar, dan 200 GT Rp2 miliar.

“Saya kira (ramainya order) bukan karena dampak cantrang. Sebab, cantrang kan nggak boleh ada kapal baru. Ini pesanan dari orang-orang baru, yang sebelumnya bukan pemilik kapal cantrang,” tandasnya.

Sementara itu, mengenai bahan baku, Rasnadi menyatakan, tidak ada kendala. Memang harganya naik sepuluh persen, tetapi pasokan kayu dari Kalimantan dan Jawa masih lancar, sehingga produksi tidak terganggu.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan