Triwulan Pertama Berakhir, Baru 17 Desa Cairkan DD/ADD

Selasa, 3 April 2018 | 19:14 WIB

Pembangunan infrastruktur desa di wilayah Kecamatan Kragan pada 2015. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Jumlah desa yang sudah mencairkan transfer dana desa dan alokasi dana desa di Kabupaten Rembang masih minim.

Hingga Selasa (3/4/2018) ini, baru 17 desa yang mencairkan DD dan ADD. Padahal jumlah desa di kabupaten ini, 287.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Rembang mencatat, 17 desa yang sudah mencairkan DD dan ADD ini tersebar di tiga kecamatan, yakni Sarang, Sedan, dan Pancur.

“Kecamatan Sarang dua desa, Sedan 12 desa, dan Pancur tiga desa,” katanya.

Kepala Dinpermades Kabupaten Rembang Sulistiyono mengatakan, desa-desa yang belum mencairkan dana desa atau alokasi dana desa kemungkinan lantaran Perdes APBDes-nya belum beres.

“Atau bisa saja karena pengajuannya masih diverifikasi oleh kecamatan,” terangnya.

Sulistiyono berharap kepada desa-desa yang belum melakukan pencairan dana desa dan alokasi dana desa agar segera mengurusnya.

“Sebab, desa semestinya sudah mencairkan dana desa tahap pertama pada maksimal Februari dan tahap kedua maksimal akhir Maret,” jelasnya.

Pihaknya sendiri berjanji akan memproses pencairan, maksimal satu minggu setelah berkas yang diajukan oleh desa, dinyatakan memenuhi syarat.

Persyaratan itu antara lain laporan pertanggungjawaban penggunaan dana tahun 2017 dan Perdes APBDes 2018.

Soal apakah penyerapan dana desa dan alokasi dana desa yang terlambat ini akan berdampak terhadap penyelesaian pekerjaan pembangunan, terutama infrastruktur, Sulistiyono yakin tak terganggu.

“Asalkan maksimal Mei, dana desa tahap I dan II sudah terserap, pembangunan fisik tidak akan terganggu. Jangan menumpuk di Juni atau Juli,” tegasnya.

Secara terperinci, 17 desa yang sudah mencairkan DD/ADD tahap I dan II adalah Gunungmulyo dan Banowan Kecamatan Sarang.

Lalu; Sidorejo, Sidomulyo, Kedungringin, Candimulyo, Bogorejo, Kenongo, Jambean, Pacing, Sedan, Sambong, Menoro, dan Dadapan Kecamatan Sedan.

Terakhir, Desa Doropayung, Gemblengmulyo, dan Johogunung Kecamatan Pancur.

Tahun ini, jumlah dana desa yang diterima di Kabupaten Rembang naik satu miliar rupiah dari Rp228 miliar menjadi Rp229 miliar lebih. Namun ADD-nya turun dari Rp86 miliar menjadi Rp81,5 miliar.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan