TPS untuk Pilgub Jateng di Rembang Ditambah

Kamis, 28 Desember 2017 | 18:15 WIB

Suasana TPS 1 Desa Grawan Kecamatan Sumber masih sepi dari pemilih pada Rabu (9/12/2015) sekitar pukul 08.00 WIB. Sebagian pemilih lebih dulu ke sawah baru “nyoblos” pada siang harinya. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah tahun 2018 bertambah dari saat Pilbup tahun 2015.

Jika pada Pilbub 2015, jumlah TPS hanya 1.100, maka pada Pilgub 2018 jumlah TPS di Kabupaten Rembang menjadi 1.300 atau tambah 200 TPS.

Tambahan TPS ini berdasarkan usulan KPU kabupaten.

Komisioner KPU Kabupaten Rembang Nurul Muasiroh menyebutkan, dengan penambahan ini, jumlah pemilih di tiap TPS hanya 371 sampai 443 orang.

“Di Pilbub 2015, pemilih di tiap TPS hingga 800 orang,” katanya.

Menurutnya, jika per TPS ada 800 pemilih, maka KPPS bisa kerepotan.

“Waktu bagi pemilih di TPS pun menjadi sempit,” terangnya.

Nurul juga menyebutkan, semua atau 14 kecamatan di kabupaten ini mendapatkan jatah tambahan TPS.

“Paling banyak Kecamatan Rembang yang mendapat tambahan 28 TPS. Paling sedikit Gunem, empat TPS,” katanya.

Pihak KPU Rembang meminta panitia pemilihan di tingkat kecamatan dan desa untuk segera menyiapkan lokasi TPS, lengkap dengan RT dan RW-nya.

“Peraturan KPU, penentuan TPS harus memudahkan akses bagi pemilih. Mempertimbangkan jarak dan waktu serta tidak menggabungkan desa/kelurahan,” jelasnya.

Nurul memberikan batas waktu hingga 2 Januari 2018 kepada PPK dan PPS untuk menyetor data lokasi TPS.

“Data ini akan dilaporkan KPU kabupaten kepada KPU RI saat Rakor di Jakarta,” katanya.

Nurul menambahkan, pada Pilgub Jateng 2018 nanti, KPU tidak menyediakan TPS khusus di rumah tahanan dan rumah sakit.

“TPS-nya tetap reguler, mengacu daerah setempat,” katanya.

Misalnya Rutan Rembang, berarti menginduk ke TPS Pandean, sedangkan rumah sakit menginduk Kabongan Kidul.

“Khusus di rumah sakit, TPS-nya mobil. Petugas keliling ke pasien,” pungkasnya.

 

Penulis : Mohammad Siroju Munir
Editor : Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan