Tokoh Pemuda Sebut Kriteria Pemimpin Rembang 2020

Senin, 2 Desember 2019 | 19:03 WIB

Pujianto, Sekretaris Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Rembang. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Jelang Pilkada 2020, sejumlah tokoh pemuda di Kabupaten Rembang menyebutkan beberapa kriteria pemimpin yang layak menjadi kepala daerah di kabupaten ini.

Pasalnya permasalahan di Kabupaten Rembang dinilai sangat kompleks, sehingga diperlukan pemimpin yang mengerti permasalahan dan mencarikan solusi yang terbaik.

Sekretaris Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Rembang Pujianto menyebutkan, ada tiga tantangan permasalahan penting yang harus dilihat.

Yakni, pergeseran komposisi masyarakat yang sebelumnya didominasi oleh masyarakat yang berada di desa sekarang didominasi oleh masyarakat kota. Tumbuhnya golongan kelas menengah dalam bidang ekonomi dan masih maraknya aksi intoleransi dan radikalisme.

Pujianto menjelaskan, Rembang kedepan mempunyai bonus demografi, dan hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang. Jika pemimpin Rembang kedepan tidak mempunyai inovasi, maka yang terjadi adalah banyaknya pengangguran di usia yang sangat produktif.

Saat disinggung apakah harus santri yang memimpin Rembang, mengingat mayoritas warga Rembang adalah santri, dirinya menilai hal tersebut memungkinkan, karena pada dasarnya setiap warga berhak untuk berkontribusi dalam memajukan daerahnya.

“Menurut saya pemimpin Rembang ke depan harus muda pastinya, agar mempunyai inovasi dalam menghadapi tantangan sekaligus peluang tersebut, masalah santri atau bukan santri saya kira semua berhak.

Karena selama ini santri dianggap minor padahal santri sudah siap dan disiapkan dalam berkontribusi memajukan daerah,” ungkapnya saat ditanya mataairradio.com.

Pandangan serupa disampaikan oleh Maulana Sofwan Wakidi Ketua MPC Pemuda Pancasila Rembang mengatakan, pemimpin Rembang seharusnya mempunyai jiwa muda, sehingga bisa bersinergi dengan kaum pemuda.

Ia menjelaskan, definisi muda menurutnya tidak harus muda secara umur namun geraknya seperti anak muda. Selain itu, dirinya menekankan bahwa pemimpin Rembang harus pancasilais, artinya sangat memahami isi dari pancasila.

“Jangan sampai ada gerakan ingin merubah idiologi negara ini, dan di level kota/kabupaten itu menjadi tanggung jawab dari kepala daerah. Yang penting pancasilais, jangan sampai Rembang dipimpin oleh orang yang ingin merubah ideologi negara,” pungkasnya.

Sementara itu, Mahmud Wildan Ketua Pemuda Muhammadiyah Rembang menilai, kriteria pemimpin yang paling utama adalah jujur, sebab itu merupakan sifat utama yang dimiliki oleh Nabi sebagai contoh pemimpin.

“Apabila pemimpin jujur, maka potensi korupsi paling tidak dapat diminimalisir,” katanya.

Selain itu, pemimpin harus adil, jika pemimpin adil maka kesejahteraan ekonomi bisa merata. Dirinya berharap calon Bupati rembang 2020 mendatang bisa lebih dari dua pasangan calon.

“Agar masyarakat mempunyai banyak pilihan dalam memilih pemimpinnya,” imbuhnya.

Penulis : Mohammad Siroju Munir
Editor : Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan