Togel Marak di Rembang Kota, Polisi Bekuk Pengedar

Saturday, 16 December 2017 | 21:08 WIB

Jumat (15/12/2017) malam, polisi membekuk seorang pengedar togel bernama Sutrisno (46) di jalan desa masuk wilayah Dukuh Balong Kulon Desa Kumendung, Jumat (15/12/2017) malam. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Perjudian jenis toto gelap (Togel) marak di wilayah Kecamatan Rembang Kota.

Jumat (15/12/2017) malam, polisi membekuk seorang pengedar togel di jalan desa masuk wilayah Dukuh Balong Kulon Desa Kumendung.

Tersangka adalah Sutrisno (36) warga Desa Turusgede kecamatan setempat.

Polisi awalnya mendapat informasi dari warga tentang peredaran Togel di wilayah itu.

Jajaran Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Rembang pun segera bergerak melakukan penyelidikan.

“Setelah kami telusuri ternyata benar ada perjudian toto gelap di jalan desa Dukuh Balong Kulon,” ungkap Kasatreskrim Polres Rembang AKP Ibnu Suka, Sabtu (16/12/2017).

Tersangka tak bisa mengelak karena polisi menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya uang tunai Rp100.000 dan tiga bendel kupon Togel Hongkong.

Selain itu, polisi menemukan juga bukti berupa dua pulpen, satu Ponsel, dan satu unit sepeda motor jenis Honda Beat K 4670 RM yang merupakan sarana tersangka.

“Barang bukti dan tersangka kami tahan di Mapolres Rembang. Kami masih periksa dia,” tandasnya.

Sebelumnya, seorang pria bernama Akhmad Nur Cholis (40) warga Desa Sumberjo Kecamatan Rembang diciduk polisi.

Ia ditangkap pada Jumat malam 8 Desember lalu karena berjualan kupon judi jenis toto gelap di sebuah warung kopi di desa setempat.

Setelahnya, polisi juga menangkap Supriyono (46) warga Desa Jukung Kecamatan Bulu karena melayani perjudian toto gelap di dalam rumah.

Penyidik menjerat pelaku perjudian dengan Pasal 303 KUHP yang ancaman hukumannya maksimal sepuluh tahun penjara.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan