Tim Sukses Paslon Tanggapi Positif Satgas Anti-Politik Uang

Senin, 2 November 2020 | 16:36 WIB

Komisi pemilihan Umum Daerah (KPUD) Rembang menggelar pengundian nomor urut untuk dua paslon yaitu pasangan Harno-Bayu dan Hafidz-Hanies pada Kamis (24/9/2020) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Tim pemenangan dari kedua pasangan calon (Paslon) pada Pilkada Rembang 2020, menyambut positif dibentuknya Satuan Tugas (Satgas) anti-politik uang yang digagas oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor Rembang bersama Bawaslu setempat.

Puji Santoso Sekretaris Tim Pemenangan Paslon Harno-Bayu menyatakan bahwa dibentuknya Satgas anti-politik uang merupakan hal yang baik dan perlu didukung.

Dirinya berharap dengan adanya satgas tersebut tidak ada aktivitas politik uang selama gelaran Pilkada Rembang pada 9 Desember mendatang.

Dalam tim, dirinya menekankan agar menghindari cara-cara yang dilarang dalam mengajak masyarakat untuk mendukung pasangan Harno-Bayu pada Pemilihan Umum Bupati Rembang 2020.

Saat disinggung apakah di Rembang setiap Pilkada ada aktivitas politik uang atau tidak, Politisi asal Desa Tuyuhan Kecamatan Pancur ini menyatakan bahwa politik uang ibarat “kentut” yang baunya bisa dirasakan namun tidak terlihat.

Perkara tidak terlihatnya aktivitas politik uang apakah kurangnya pembuktian di lapangan atau Bawaslu yang kurang serius dalam penanganan, Puji menganggap hal tersebut masih jadi perdebatan.

“Kalau politik uang ini ibaratnya seperti ‘kentut’, baunya bisa dirasakan namun tidak kelihatan. Selama ini memang sulit dibuktikan. Pertanyaannya apakah Bawaslu kurang serius atau bagaimana?,” ungkapnya.

Di sisi lain Zaimul Umam (Gus Umam) Ketua Tim Pemenangan Hafidz-Hanies mengaku respek terhadap pembentukan Satgas anti-politik uang oleh GP Ansor Rembang. Setidaknya bisa meminimalisir potensi politik uang yang mungkin terjadi.

Menurutnya tindakan politik uang sangat mencederai demokrasi, suara rakyat dianggap barang yang bisa diperjual belikan sehingga menghasilkan kualitas pemimpin yang kurang baik.

Politisi asal Kragan ini berharap agar aktivitas politik uang tidak terjadi di Rembang dan dalam Pilkada Desember mendatang Rembang tetap kondusif.

“Semoga tidak terjadi politik uang, dan Rembang tetap kondusif,” pungkasnya.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan