Tiga Nelayan Rembang dalam Tabrakan Kapal Juwana-Kapal Vietnam

Minggu, 20 November 2016 | 20:22 WIB
Anggota SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, masih terus melakukan pencarian para korban kapal tabrakan di Perairan Laut Utara Jawa, di wilayah Perairan TPPI Tanjung Awar-awar, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. (Foto: pojokpitu.com)

Anggota SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, masih terus melakukan pencarian para korban kapal tabrakan di Perairan Laut Utara Jawa, di wilayah Perairan TPPI Tanjung Awar-awar, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. (Foto: pojokpitu.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Tiga orang nelayan berasal dari Kabupaten Rembang dilaporkan termasuk dalam 27 anak buah KM Mulya Jati Juwana yang ditabrak Kapal MV Payton4 berbendera Vietnam di Perairan Tanjung Awar-awar, Tuban, Jawa Timur, Sabtu (19/11/2016).

Kepala Satuan Polisi Perairan Polres Rembang Inspektur Satu Sukamto kepada mataairradio.com, Ahad (20/11/2016) mengungkapkan, tiga nelayan berasal dari kabupaten ini masing-masing Sunarko, Ali Imron, Sunardi, dan Karjani.

“Untuk Sunarko dan Ali Imron, selamat dan kini dirawat di RS Tuban, sedangkan yang atas nama Karjani, saat sekarang masih dalam pencarian oleh Tim SAR,” ungkapnya saat dihubungi melalui pesan singkat.

Menurut keterangan yang diperoleh pihaknya, dari 27 ABK KM Mulya Jati Juwana, baru 12 orang di antaranya yang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 15 lainnya masih dalam pencarian, termasuk Karjani.

Selain Karjani, 13 ABK lainnya yang kini terus dilakukan pencarian secara intensif antara lain Anto, Jarto, Wanidi, Rasiti, dan Warno, diketahui sebagai warga Pekalongan.

Berikutnya, Cahyo dan Purnomo berasal dari Desa Trimulyo-Juwana, Joko Purnomo (Pasucen-Trangkil), Nur Slamet (Margotuwu-Margoyoso), Sunardi (Tlogomojo-Batangan), Bayu (Kudus), serta dua orang warga Gembong-Pati yang belum diketahui identitasnya.

Adapun ABK yang dilaporkan selamat antara lain Totok Prasetyo (Jepara), Moh Fauzy (Pati), Aditya Purnama (Pati), Ali Imron (Rembang), Eko Prasetyo (Jepara), dan Dwi Ina Fahrudin (Pati), Zulkan (Pati).

Selain itu, Sunarko (Rembang), Suwigyo (Pati), Sofikun (Demak), Wibowo (Pati), dan Roni (Pati). Pihak Satpolair Polres Rembang menyatakan masih terus memantau perkembangan hasil pencarian korban.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan