Tiga Bonek Keracunan Miras Dirawat di RSUD Rembang

Senin, 9 Januari 2017 | 14:33 WIB

Ruang ICU RSUD dr R Soetrasno Rembang, tempat salah seorang anggota suporter Persebaya Surabaya Bonek dirawat akibat keracunan miras oplosan di Subang. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang masih merawat tiga orang anggota suporter Persebaya Surabaya, Bonek, hingga Senin (9/1/2017).

Ketiganya adalah Syarif (22) warga Kureksari Kecamatan Waru Sidoarjo yang dirawat di Ruang ICU, Hendra (22) dirawat di Ruang Dahlia, dan Wahyu (22) dirawat di Ruang Teratai. Dari mereka, tinggal Syarif yang masih kritis.

Sementara kondisi Hendra tampak masih lemas, sedangkan kondisi Wahyu sudah membaik dan jika seharian ini stabil, maka yang bersangkutan boleh pulang ke Sidoarjo. Namun soal pembiayaan perawatan, pihak rumah sakit masih belum tahu terbayar atau tidak

Kepala Bidang Pengembangan dan Informasi RSUD dr R Soetrasno Rembang Giri Saputra mengaku sudah menghubungi pihak Kecamatan Waru mengabarkan dirawatnya tiga orang warga asal daerah itu akibat keracunan miras oplosan.

“Soal pembiayaan, yang penting kita melayani pasien dulu. Pembayaran belakangan ada yang jamin atau tidak. Namun Kades Kureksari sudah telepon kita. Katanya mau ke sini, mungkin bersama keluarganya,” katanya kepada mataairradio.com.

Sebelumnya, pada Ahad (8/1/2017) malam, empat anggota Bonek dilarikan ke RSUD dr R Soetrasno. Mereka ini dalam perjalanan pulang dari Subang ke Sidoarjo bersama sejumlah anggota Bonek lain dengan naik bus yang merupakan fasilitasi dari Polres Subang.

Bus ini berada dalam satu rombongan pemulangan enam jenazah anggota Bonek yang tewas juga akibat menenggak miras oplosan. Namun di tengah perjalanan, kondisi empat anggota Bonek memburuk sehingga dilarikan ke RSUD Rembang.

Senin dini hari, seorang anggota Bonek bersama Yunus, menyusul meninggal dunia. Pihak RSUD Rembang sudah memulangkan jenazahnya ke Sidoarjo dengan menggunakan ambulans rumah sakit daerah dr R Soetrasno.

“Yang Yunus ini, masuk ke rumah sakit kondisinya sudah sangat kritis dan akhirnya meninggal sebelum sempat dirawat. Sudah dipulangkan ke Sidoarjo dini hari tadi pakai ambulans RSUD,” kata Giri menambahkan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan