Tertinggal, 68 Desa di Rembang dapat Kenaikan Dana Desa

Sabtu, 10 Februari 2018 | 16:43 WIB

Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Bupati Abdul Hafidz pada Kamis (8/2/2018) siang menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan kepolisian resor setempat dalam upaya mencegah, mengawasi, dan menangani permasalahan dana desa tahun 2018. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sebanyak 68 desa di Kabupaten Rembang mendapat kenaikan dana desa sebesar Rp150juta hingga Rp300 juta karena termasuk penerima afirmasi.

Puluhan desa ini dinyatakan sebagai desa sangat tertinggal dan desa tertinggal oleh Pemerintah Pusat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermades) Kabupaten Rembang Sulistyono menyebutkan, desa sangat tertinggal adalah Candimulyo Kecamatan Sedan, sedangkan 67 desa lainnya tersebar di sepuluh kecamatan.

Desa-desa yang mendapat afirmasi dari dana desa adalah Ronggomulyo, Krikilan, Jatihadi, dan Randuagung Kecamatan Sumber. Lalu Sendangmulyo, Warugunung, Pinggan, Karangasem, Pasedan, dan Jukung Kecamatan Bulu.

Berikutnya, Mrayun, Tahunan, dan Ukir Kecamatan Sale. Kemudian, Sampung, Babaktulung, Jambangan, Pelang, Gunungmulyo, Sumbermulyo, Dadapmulyo, Bajingjowo, dan Sarangmeduro Kecamatan Sarang.

Selanjutnya, Ngulahan, Pacing, Sambiroto, Karangasem, Candimulyo, Dadapan, dan Sambong Kecamatan Sedan. Lalu, Megal, Ngemplakrejo, Pragen, Tempaling, Joho, Segoromulyo, Ketangi, Sendangagung, Gegersimo, dan Sumberejo Kecamatan Pamotan.

Berikutnya, Glebeg Kecamatan Sulang; Meteseh, Maguan, Wiroto, Kuangsan, dan Sendangagung Kecamatan Kaliori. Kemudian, Kedungrejo Kecamatan Rembang; Jeruk, Wuwur, Kedung, Doropayung, Kalitengah, Warugunung, dan Johogunung Kecamatan Pancur.

Ia menjelaskan, terdapat perbedaan formula pengalokasian dana desa dari 2017 ke 2018.

“Jika di 2017, dana desa dialokasi berdasarkan alokasi dasar dan formula seperti jumlah penduduk dan indeks kesulitan geografis, maka di 2018 ada afirmasi untuk desa tertinggal,” kata dia kepada mataairradio.

Ia juga menyebutkan, karena ada 68 desa yang mendapat kenaikan dana desa, maka 219 desa lainnya di Kabupaten Rembang mendapat pengurangan.

“Nilai pengurangannya mulai Rp50 juta hingga Rp150 juta, tiap desa,” katanya.

Jumlah dana desa yang diterima oleh Kabupaten Rembang pada 2018 ini naik satu miliar rupiah dibandingkan tahun 2017. Atau naik dari Rp288 miliar pada 2017 menjadi Rp289 miliar pada 2018.

Ia mengingatkan, penentu dana desa adalah Pemerintah Pusat. Begitu pula dengan penentuan desa yang masuk klasifikasi afirmasi.

“Menteri Desa dan Menteri Sosial mengelompokkan 219 desa di Rembang ini dalam kategori berkembang dan mandiri,” katanya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan