Temui Milenial, Hafidz Janjikan Rembang Sebagai Pusat Edukasi

Friday, 16 October 2020 | 19:54 WIB

Calon Bupati Petahana Abdul Hafidz menemui sejumlah pihak saat istirahat di sebuah warung kopi di Rembang, pada Kamis (15/10/2020) malam.

 

REMBANG, mataairradio.com – Calon Petahana Abdul Hafidz menemui sejumlah pihak saat istirahat di sebuah warung kopi di Rembang, pada Kamis (15/10/2020) malam.

Pertemuan tersebut tidak direncanakan, namun saat Hafidz mendatangi warung tersebut, beberapa pengunjung yang rata-rata anak muda mengerumuni pria asal Pamotan tersebut.

Beberapa pengunjung yang bertemu dengan Hafidz mengaku berasal dari berbagai latar belakang, ada yang masih berstatus mahasiswa, buruh, dan beberapa orang sedang merintis usaha.

Dalam diskusinya dengan pengunjung tersebut, jika terpilih kembali Hafidz menjanjikan Rembang sebagai pusat edukasi. Di Rembang sendiri geliat perguruan tinggi mulai tumbuh.

Hal itu terlihat dari bertambahnya jumlah pendidikan tinggi di Rembang seperti STIE YPPI, STAI Al-Anwar, STAI Al-Kamal, STAI Al-Hidayat, dan PKSDU Undip.

Dirinya menekankan sebenarnya sudah sejak dahulu Rembang menjadi pusat edukasi keagamaan dengan banyaknya pesantren yang ada di Rembang dan menjadi rujukan serta jujukan para santri.

“Jika terpilih kembali, maka Hafidz-Hanies berjanji akan menjadikan Rembang sebagai pusat edukasi di Jalur Pantura,” ungkapnya.

Selain itu Hafidz akan menarik investor masuk ke Rembang agar mampu menyerap ribuan tenaga kerja, namun tetap memperhatikan kesejahteraan buruh.

Untuk para pengusaha pemula program yang akan ditawarkan adalah kredit tanpa agunan dan bunga untuk pelaku industri dan menengah, dan program ini akan diberikan kepada pelaku usaha kecil di Kabupaten Rembang.

Bunga yang tinggi, bagi para pelaku usaha pemula dinilai menjadi salah satu kendala. “Dengan membangun entrepreneurship maka ekonomi akan tumbuh, dan lapangan pekerjaan juga akan tercipta,” pungkasnya.

Wawan, salah satu pemuda asal Lasem menyatakan bahwa program yang disampaikan oleh Hafidz sangat menarik khususnya kredit tanpa agunan.

“Selama ini kendala bagi para pengusaha pemula adalah modal sehingga program tersebut bisa menjadi jalan keluar bagi anak-anak muda yang ingin memulai usaha,” ujarnya.

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mukhammad Fadlil




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan