Tambah Ratusan LPJU, Tagihan Bengkak jadi Rp10 Miliar

Selasa, 11 April 2017 | 16:47 WIB

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang Suyono saat memberikan keterangan pers kepada para pewarta, Selasa (11/4/2017). (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pemerintah Kabupaten Rembang bakal menambah lampu penerangan jalan umum (LPJU) di seratus lebih titik antara lain untuk menekan angka tindak kejahatan di jalan raya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang, Suyono menyebutkan, 141 unit LPJU akan dipasang di ruas jalan kabupaten yang tersebar di 11 kecamatan.

11 kecamatan itu adalah Rembang, Lasem, Kaliori, Sumber, Sedan, Sale, Bulu, Pamotan, Pancur, Sulang, dan Gunem.

“Penambahan LPJU pada tahun ini, dipasang sesuai titik rawan tindak kriminal dan kecelakan lalu lintas,” ungkapnya kepada mataairradio.com, Selasa (11/4/2017).

141 unit LPJU di ruas jalan kabupaten ini, rinciannya Kecamatan Sale 28 unit, Rembang 18 unit, lalu Lasem, Kaliori, dan Sulang masing-masing 16 unit, Sumber 15 unit, Bulu 12 unit, Sedan, Pancur dan Pancur masing-masing 7 unit, serta Pamotan dan Gunem masing-masing tiga unit.

Selain penambahan LPJU di jalan kabupaten, pemkab juga akan menambah pemasangan 80 unit lampu di jalan antar-kabupaten yaitu di ruas Jalan Rembang-Blora dan sepanjang Jalan Pantura.

“Di Jalan Rembang-Blora 30 unit lampu. Pemasangannya di batas selatan Kota Rembang, sekitar Polsek Sulang, dan poros Rembang-Blora. Yang di Jalan Pantura 50 unit lampu,” katanya.

Pemasangan tambahan LPJU di Jalur Pantura meliputi Pantura Desa Tireman ke timur, Punjulharjo, Bonang, Jatisari, dan perbatasan Rembang-Tuban.

“Tiap ruas masing-masing 10 lampu,” imbuhnya.

Mengenai dampak dari penambahan LPJU terhadap rekening biaya, Pemkab Rembang menjadi harus siap menanggung biaya tagihan listrik sebesar sekitar Rp10 miliar per tahun, untuk seluruh penerangan jalan umum.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan