Tabrak dari Belakang Becak, Pemotor Temui Ajal

Senin, 14 November 2016 | 15:14 WIB
Bagian belakang becak ringsek setelah terlibat kecelakaan dengan pemotor di Jalan Rembang-Blora di wilayah Desa Kedungrejo Kecamatan Rembang, Ahad (13/11/2016) petang pukul 18.30 WIB. (Foto: Pujianto)

Bagian belakang becak ringsek setelah terlibat kecelakaan dengan pemotor di Jalan Rembang-Blora di wilayah Desa Kedungrejo Kecamatan Rembang, Ahad (13/11/2016) petang pukul 18.30 WIB. (Foto: Pujianto)

 

KOTA, mataairradio.com – Seorang pemotor menemui ajal setelah kendaraannya menabrak dari belakang becak di Jalan Rembang-Blora di wilayah Desa Kedungrejo Kecamatan Rembang, Ahad (13/11/2016) petang pukul 18.30 WIB.

Pemotor bernama Ahmad Yudiar Mahardika (27) warga RT 1 RW 1 Desa Kedungrejo Kecamatan Rembang. Korban berkendara dengan sepeda motor jenis Honda Verza yang belum dilengkapi dengan tanda nomor kendaraan bermotor.

Ia melaju dari arah utara menuju selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, tanpa disadari oleh Yudiar, di depannya berjalan secara searah becak yang dikayuh oleh Sukarno (60) warga Desa Pedak Kecamatan Sulang.

Lantaran jarak yang sudah dekat, roda belakang becak tertabrak oleh sepeda motor, sehingga menyebabkan kecelakaan lalu. Pemotor terjatuh di aspal jalan, sehingga meninggal akibat menderita retak tulang kepala dan dagu robek.

Sementara akibat kecelakaan itu pula, abang becak menderita retak tulang tangan kanan dan lecet-lecet pada wajah. Dua korban sempat dibawa ke rumah sakit umum daerah setempat guna penanganan medis secara lebih lanjut.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang AKP Muh Rikha Zulkarnain kepada mataairradio.com menyatakan sudah melakukan olah TKP atau tempat kejadian perkara kecelakaan tersebut serta memeriksa saksi-saksi.

“Pemotor menabrak dari belakang becak diduga karena ketidakhati-hatian pengendara. Saat ini, baik sepeda motor dan becak yang terlibat laka, sudah kita amankan di Makolantas Polres Rembang,” ujarnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan