Syarat Calon Kades Pernah Tersangkut Pidana Diperlunak

Rabu, 28 September 2016 | 14:34 WIB
Ilustrasi. (Foto: karesidenan.com)

Ilustrasi. (Foto: karesidenan.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Pemerintah Kabupaten Rembang sedang gencar menyosialisasikan pelaksanaan pemilihan kepala desa di 43 desa secara serentak, 30 November mendatang, antara lain soal syarat calon kepala desa dalam hal pernah tersangkut perkara pidana.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekda Rembang Akhsanuddin mengungkapkan, seorang yang pernah dipidana karena melakukan perbuatan melawan hukum yang ancaman hukumannya minimal lima tahun, masih mungkin bisa mencalonkan diri.

Pada Pilkades serentak tahap pertama yang diikuti 239 desa pada November 2013 lalu, seorang yang pernah dipidana penjara, meskipun satu tahun bahkan kurang, karena melakukan tindak melawan hukum yang ancaman hukumannya minimal lima tahun, tidak bisa mencalonkan diri.

Ketentuan ini membuat beberapa calon kepala desa berguguran. Sebab mereka yang pernah ditangkap karena berjudi misalnya menjadi tidak bisa mencalonkan diri sebagai kades, karena tindak perjudian dijerat Pasal 303 KUHP yang ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara.

“Aturannya sekarang, asalkan tindak pidana yang dilakukan tidak berulang dan yang bersangkutan sudah selesai menjalani vonis serta apa yang pernah dilakukannya itu diumumkan kepada masyarakat,” terangnya kepada mataairradio, Rabu (28/9/2016).

Menurut Akhsanuddin, teknis terkait hal itu adalah dengan surat keterangan dari calon yang bersangkutan dan diketahui BPD dan diumumkan kepada masyarakat melalui panitia pemilihan kepala desa.

“Dasar ketentuan ini tentu Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan putusan Mahkamah Konstitusi. Jadi, aturan baru mengenai calon kepala desa ini menjadi mirip dengan pada pemilihan kepala daerah,” tegasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



One comment
  1. ady

    Oktober 2, 2016 at 9:21 am

    Pilkades syarat pendaftarannya apa? Desa sambiyan tidak bisa transparan

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan