SPBU Ini Sisihkan Rp10 per Liter untuk Santuni Anak Yatim

Jumat, 22 Desember 2017 | 18:20 WIB

Manajemen dan karyawan SPBU Tireman seusai penyaluran PSM bagi puluhan anak yatim di daerah setempat, Jumat (22/12/2017) sore. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – SPBU milik PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya (RBSJ) di wilayah Desa Tireman Kecamatan Rembang menyisihkan Rp10 per liter untuk menyantuni anak yatim di daerah setempat.

Supervisor SPBU itu Muhammad Syafik mengatakan, sisihan Rp10 per liter itu merupakan amanat dari Pertamina. Tambahan marjin laba per liter ini berlaku atas penjualan bahan bakar non-subsidi.

“Jadi penjualan bahan bakar umum selain solar, yaitu pertalite dan pertamax, Pertamina menambahkan marjin Rp10 per liter,” katanya kepada mataairradio.

Menurutnya, dalam sebulan, SPBU-nya mampu menyisihkan Rp3,5-4 juta.

“Program yang diberi nama Pertamina Spirit Marketing (PSM) ini sebenarnya sudah berlaku sejak bulan Mei 2017 di tiap SPBU,” terangnya

Syafik juga mengatakan, selain untuk menyantuni yatim piatu, uang yang disisihkan dari penjualan bahan bakar non-subsidi itu, bisa juga disalurkan untuk bantuan sekolah di sekitar SPBU dan warga miskin.

“Karena SPBU kami berada di antara dua desa, PSM kami alokasikan untuk Desa Tireman dan Kabongan Lor,” katanya.

Jumat (22/12/2017) ini, pihaknya menyantuni sebanyak 30 anak yatim berasal dari dua desa tersebut.

Bulan-bulan sebelumnya, menurut Syafik, bantuan diberikan secara bergilir antara Tireman dan Kabongan Lor.

“Namun kali ini, kami berikan bareng untuk dua desa. Ini dua bulan baru kita berikan agar mudah penyalurannya,” ujarnya.

Sementara itu, mengenai ada atau tidaknya program serupa di SPBU lain, Syafik menyatakan tidak tahu.

“Tetapi program PSM berlaku di setiap SPBU Pertamina sejak 1 Mei 2017,” tegasnya.

Ia menambahkan, dalam surat dari Direktur Pemasaran Pertamina, memang tidak diatur sanksi bagi SPBU yang tidak menjalankan PSM.

“Bisa jadi ada SPBU yang tidak memberikan dengan alasan eman-eman. Tetapi SPBU sebaiknya menyalurkan,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan