Sopir Menyambi Edar Togel Dibekuk Polisi

Selasa, 8 November 2016 | 23:45 WIB
Barang bukti berupa uang dan segagang ponsel milik S warga Desa Ngadem Kecamatan Rembang, seorang sopir yang ditangkap polisi di Rembang lantaran menyambi mengedarkan kupon judi togel. (Foto: Pujianto)

Barang bukti berupa uang dan segagang ponsel milik S warga Desa Ngadem Kecamatan Rembang, seorang sopir yang ditangkap polisi di Rembang lantaran menyambi mengedarkan kupon judi togel. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Seorang sopir dibekuk oleh petugas dari Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Rembang karena menyambi sebagai pengedar kupon judi toto gelap (togel) hongkong.

Tersangka pelaku berinisial S (48) warga RT 4 RW 2 Desa Ngadem Kecamatan Rembang. Yang bersangkutan ditangkap saat mengedarkan judi togel di sebuah warung di Dukuh Bangker Desa Sendangagung Kecamatan Kaliori.

Kepala Satreskrim Polres Rembang Iptu Ibnu Suka, Selasa (8/11/2016), mengungkapkan penangkapan terhadap S dilakukan pada Senin malam 7 November 2016, setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat.

“Tersangka pelaku S sedang melayani menjual judi togel hongkong melalui HP Nokia warna biru miliknya. Tersangka tidak dapat berkutik lagi karena ada barang bukti yang ditemukan pada pelaku,” bebernya.

Tidak hanya segagang ponsel merek Nokia yang berisi rekapan nomor togel, polisi juga mengamankan uang tunai Rp230.000 sebagai barang bukti.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dan barang bukti langsung diamankan dan dibawa ke Polres Rembang untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tandasnya.

Kasatreskrim membenarkan bahwa pelaku mengakui telah melakukan perjudian atau telah menjadi pengecer atau menerima titipan pembelian nomor judi togel dengan taruhan uang yang niatnya untuk sambilan.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku menjalani proses hukum di Satreskrim Polres Rembang akan dijerat dengan Pasal 303 KUHP (ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara),” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan